Sudah Lepas Infus, Dr Lo Siauw Ging Hari Ini Boleh Meninggalkan Rumah Sakit

oleh
oleh
dr lo siauw ging
Dr Lo Siauw Ging, (88), saat dalam perawatan di RS Kasih Ibu Solo | MettaNews/Ari Kristyono

SOLO, Metta NEWS – Setelah menjalani perawatan selama 3 hari di rumah sakit, Dr. Lo Siauw Ging hari ini, Sabtu (7/5/2022) sudah diperbolehkan kembali ke rumah.

Dokter legendaris kesayangan warga Solo ini menjalani perawatan di RS Kasih Ibu sejak Kamis (4/5/2022) karena jatuh dari kursi roda saat berada di rumah.

Usai jatuh, Dr. Lo yang dikenal dermawan karena sering menggratiskan biaya berobat pasiennya ini langsung dibawa ke RS dan mendapat perawatan intensif di ruang Amarta  Rumah Sakit Kasih Ibu, Solo.

Dihubungi melalui pesan WA, Sabtu (7/5/2022), Manajer Humas RS Kasih Ibu, Dr. Divan Fernandes menyampaikan kondisi terakhir dari Dr. Lo.

“Saat ini sudah tidak di infus, kondisi beliau juga stabil,” ungkap Dr. Divan.

Baca juga: Dr Lo, Dokter Dermawan Solo Dirawat di RS Setelah Jatuh dari Kursi Roda

Dr. Divan mengatakan informasi dari tim dokter yang merawat, hari ini Dr. Lo sudah diperbolehkan keluar dari rumah sakit untuk kembali ke rumah.

“Dari dokter yang merawat, Dr. Lo sudah boleh pulang hari ini,” tutur Dr. Divan.

Namun, lanjut Dr. Divan meskipun sudah bisa kembali ke rumahnya hari ini, pihak RS Kasih Ibu tetap menunggu kesiapan dari Dr. Lo untuk pulang.

“Sudah diizinkan pulang tapi tetap menunggu sesiapnya Dr. Lo kapan mau pulang,” ujar Dr. Divan.

Sudah berusia 88 tahun, Dr. Divan menyebut untuk selanjutnya yang harus diperhatikan oleh Dr. Lo dan keluarganya adalah kontrol rutin.

“Untuk selanjutnya yang harus diperhatikan kontrol rutin, karena memang sudah sepuh ya dan fisioterapi seperti biasanya,” kata Dr. Divan.

Sebelumnya diberitakan, Dr. Lo jatuh dari kursi roda dan tergelincir sehingga terkena pinggiran kolam yang menyebabkan luka robek di pelipis. Tidak hanya penanganan luar, Dr. Lo juga menjalani scan otak untuk memastikan semuanya baik-baik saja.

Insiden yang terjadi di kediaman Dr. Lo ini membuatnya harus dirawat intensif karena terjadi robekan pada pelipis. Setidaknya sebanyak 3 hingga 4 jahitan dilakukan tim dokter yang menangani Dr. Lo.