UNISRI Terjunkan 1.446 Mahasiswa KKN di Sragen, Fokus Pemberdayaan Desa dan Ketahanan Pangan

oleh
oleh

SRAGEN, MettaNEWS – Sebanyak 1.446 mahasiswa KKN Unisri diterjunkan ke 11 kecamatan di Kabupaten Sragen dengan pendampingan 104 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).

Pelepasan mahasiswa KKN untuk wilayah Kecamatan Jenar dilakukan secara simbolis oleh Rektor UNISRI, Prof. Dr. Sutoyo, M.Pd. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa KKN tahun ini mengusung tema “Peran Mahasiswa dalam Pemberdayaan Desa untuk Mendukung Kemandirian Ekonomi, Ketahanan Pangan, dan Pembangunan Berkelanjutan di Kabupaten Sragen.”

Menurut Sutoyo, tema tersebut dipilih sebagai bentuk komitmen UNISRI dalam mendorong mahasiswa agar tidak hanya mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap pembangunan masyarakat desa.

“Melalui KKN ini kami ingin mahasiswa UNISRI hadir langsung di tengah masyarakat. Bukan hanya mengabdi, tetapi juga belajar memahami persoalan nyata di desa, khususnya terkait ekonomi, pangan, dan keberlanjutan,” ujarnya.

Sebanyak 1.446 mahasiswa akan melaksanakan KKN di 11 kecamatan, yakni Jenar, Plupuh, Mondokan, Gemolong, Gesi, Kalijambe, Sumberlawang, Tangen, Miri, Sukodono, dan Tanon.

Khusus di Kecamatan Kalijambe, program KKN juga melibatkan mahasiswa kelas malam yang akan ditempatkan di empat desa.

Selama masa pengabdian, mahasiswa bersama dosen pembimbing akan menjalankan berbagai program yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat. Program tersebut meliputi pemberdayaan UMKM dan ekonomi kreatif desa, penguatan ketahanan pangan melalui pelatihan pertanian, hidroponik, serta diversifikasi pangan lokal.

Selain itu, mahasiswa juga akan memberikan edukasi dan pendampingan terkait digitalisasi desa, pelestarian lingkungan, serta mendukung berbagai program pembangunan berkelanjutan yang selaras dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs).

Dengan jumlah mahasiswa dan dosen pembimbing yang cukup besar, UNISRI berharap pelaksanaan KKN tahun ini mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Sragen.

“Mahasiswa adalah agen perubahan. Kami titipkan adik-adik mahasiswa untuk belajar, bekerja sama, dan memberikan kontribusi terbaik bagi desa,” kata Sutoyo.

Sementara itu, Camat Jenar, Yulius David Supriyadi, S.Sos., M.M., menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN UNISRI di wilayahnya.

“Kami sangat mengapresiasi UNISRI yang terus konsisten mengirimkan mahasiswa terbaiknya ke Sragen. Kami berharap program-program KKN dapat bersinergi dengan program pemerintah desa untuk menguatkan kemandirian ekonomi warga dan ketahanan pangan,” ujarnya.

Program KKN merupakan salah satu implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang secara rutin dilaksanakan UNISRI setiap tahun. Melalui kegiatan tersebut, ribuan mahasiswa diterjunkan ke berbagai daerah untuk menjalankan pengabdian kepada masyarakat sekaligus memperkuat kapasitas desa melalui berbagai program pemberdayaan yang berbasis kebutuhan masyarakat.