22 Ribu Kendaraan Arus Balik Melintas di Tol Colomadu, Pintu Masuk Dimaksimalkan hingga H+10 Lebaran

oleh
GT Colomadu
Arus kendaraan arus balik di Gerbang Tol (GT) Colomadu, Karanganyar, Sabtu (7/5/2022) | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Masa lebaran 2022 telah memasuki h+5, Sabtu (7/5). Para pemudik yang berdatangan ke Solo mulai melakukan perjalanan kembali ke perantauan. Arus balik kendaraan pun mulai nampak dibeberapa titik, termasuk di Gerbang Tol (GT) Colomadu Karanganyar. Setelah sebelumnya, arus balik ini telah mengalami kenaikan sejak, Jumat (6/5) kemarin.

Budi Hermawan, Manajer Operasional Jasa Marga Tol Solo-Ngawi pun memprediksi sebanyak 70 hingga 72 ribu kendaraan melintas di tol ini dalam sehari. Pihaknya menyebut puncak arus balik kendaraan akan terjadi pada Minggu, (8/5) esok.

“Dari 8 gerbang tol yang ada di ruas Tol Solo-Ngawi diprediksi di angka 70 ribuan, karena puncaknya terjadi sejak kemarin, Jumat (6/5). Dan sekarang peningkatan di 72 ribu (kendaraan),” ucap Budi Hermawan, Sabtu (7/5/2022).

Dampak dari kenaikan angka kendaraan yang melintas di GT Colomadu menyebabkan pihaknya harus memaksimalkan gardu transaksi sebanyak 5 entrance (pintu masuk) dan 7 pintu exit (keluar). Jika pada hari biasanya pihak tol hanya mengoperasikan sebanyak 3 pintu entrance dan exit, penambahan ini di luar dari hari normal sebelum masa lebaran.

“GT Col Colomadu yang normalnya 3 pintu entrance, kami maksimalkan H-10 sampai H+10 nanti entrance 5 kemudian yang exit kami maksimalkan menjadi 7,” tutur Budi.

Berdasarkan data jumlah pergerakan kendaraan di ruas jalan tol di Provinsi Jawa Tengah, kenaikan jumlah kendaraan cukup drastis  di entrance sejak Selasa (3/5) lalu di Gerbang Tol Solo-Ngawi. Jika sebelumnya pada periode arus kendaraan di entrance tanggal 1-2 Mei hanya mencapai angka di bawah 10 ribu, pada 3-6 Mei jumlah kendaraan di entrance mencapai angka 20 ribu kendaraan.

Kepdatan kendaraan entrance di GT Colomadu tercatat sebanyak 22.969 kendaraan golongan 1 yang melintas pada entrance. Golongan satu ini merupakan kendaraan yang diisi sedan, jip, pick up, truck kecil dan bus. Sedangakn untuk golongan non 1 yakni kendaraan truk dengan 2-5 gandar atau sumbu roda tercatat sebanyak 291 kendaraan yang melintas. Sedangkan pada pintu exit, jumlah kendaraan golongan 1 pada  Jumat, (6/5) kemarin tercatat sebanyak 11.239, untuk kendaraan non 1 sebanyak 227.

Bersamaan dengan perkiraan itu, pihak Kepolisian Republik Indonesia (Polri) juga sudah menerapkan rekayasa lalu lintas (lalin) one way (satu arah) ke barat dari GT Kalikangkung Semarang Km 414 hingga GT Cikampek Km 47 per Jumat (6/5). Namun, rekayasa tersebut tak mempengaruhi lalin di ruas Tol Solo-Ngawi.

Angka ini merupakan angka di atas rata-rata harian kendaraan yang pada hari normal sebanyak 7 ribuan per-hari. Berbeda dengan saat ini, kepadatan kendaraan terus terjadi karena adanya lalu lintas local yang masih terjadi selama periode libur panjang lebaran.

Menyikapi hal ini, Budi pun juga menyampaikan adanya pemberlakukan one way (satu arah) kea rah barat di GT Kalikangkung km 414. Hal ini  telah diterapkan pihak Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang mengatur rekayasa lalu lintas (lalin) one way (satu arah-red) ke barat dari GT Kalikangkung Semarang Km 414 hingga GT Cikampek Km 47 per Jumat (6/5). Namun, dengan adamnya rekayasa ini tidak mempengaruhi lalu lintas di ruas Tol Solo-Ngawi, salah satunya GT Colomadu.

“Di GT Kalikangkung km 414 juga sudah diberlakukan one way ke arah barat,” tambahnya.

Pihaknya pun terus mengimbau pengendara  untuk tetap mempersiapkan saldo, untuk mengantisipasi kemacetan di gardu transaksi.

“Kami mengimbau peserta mudik untuk cek kecukupan saldo di gerai-gerai ritel, ATM, dan sebagainya. Dengan ketercukupan saldo kami harap tidak ada kendala waktu transaksi,” tukasnya.