Stadion Manahan Solo Jadi Venue Final Piala Dunia U-20 Juni 2023

oleh
Stadion Manahan Solo Piala Dunia U-20
Stadion Manahan Solo jadi venue Final Piala Dunia U-20 Juni 2023 | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka membeberkan Stadion Manahan Solo akan menjadi venue Final Piala Dunia U-20. Untuk itu sejumlah renovasi Stadion Manahan sebagai venue utama dan stadion pendukung lainnya akan ia selesaikan bulan Maret mendatang.

“Wis siap Piala Dunia bulan depan rampung (persiapannya). Kita jadi tuan rumah final Piala Dunia. Senang sekali saya. Bulan depan rampung (renovasi),” kata Gibran di Balai Kota Solo, Senin (13/2/2023).

Gibran membeberkan dipilihnya Stadion Manahan Solo sebagai venue gelaran Final Dunia U-20 di Kota Solo lantaran sudah berpengalaman di event internasional.

Hal ini sesuai dengan koordinasi yang ia lakukan sebelumnya bersama Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio.

“Saya sudah koordinasi terus dengan Pak Wishnutama dengan Pak Menpora. Intinya dibagi lah ya jangan GBK (Gelora Bung Karno) kabeh. Solo yo bola bali (berulang kali-red) jadi tuan rumah, sukses kabeh (sukses semuanya-red),” kata Gibran.

Gibran mengakatakan dalam waktu dekat, Wishnutama juga akan datang ke Kota Solo untuk melakukan persiapan Piala Dunia U-20.

“Tunggu Pak Wishnutama, minggu-minggu ini ke Solo,” ujar Gibran.

Jelang Piala Dunia U-20, Ada 12 Perbaikan di Stadion Manahan

Persiapan Piala Dunia U20 2023
Kondisi tribun penonton Stadion Manahan Solo sebelum direnovasi Rabu (11/1/2022) | MettaNEWS / Adinda Wardani

Pemerintah Kota Solo tengah mengebut persiapan jelang gelaran Piala Dunia U-20 Mei mendatang. Salah satu venue Piala Dunia U-20 ini ialah Stadion Manahan. Usai tinjauan Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) pada 11 Desember 2022 lalu, kini rincian perbaikan ini mulai jelas.

Melalui pesan WhatsApp Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka sejumlah perbaikan Stadion Manahan Solo ini meliputi 12 hal penting. Seperti peningkatan kualitas rumput lapangan dan penambahan anti slippery floor.

Termasuk pemasangan rumput sintetis di sekeliling FOP, perbaikan area toilet penonton pria, wanita dan disabilitas juga menjadi prioritas yang tak boleh luput. Pemkot Solo bersama Dinas Kepemudaan dan Olahraga juga melakukan perbaikan media tribun, pembuatan kamera platform dan penambahan CCTV.

Selain rumput, yang menjadi catatan penting bagi FIFA ialah pagar tribun penonton Stadion Manahan. Dari keterangan Kadispora Solo, Rini Kusumandari mengatakan ada pelepasan pagar tribun penonton.

“Harus melepas pagar penghargaan pada tribun. Pengeseran pintu gerbang luar agar sejajar dengan pintu masuk pemain. Untuk rumput selalu terawat. Hanya penyesuaian kecil saja, nggak terlalu banyak,” ungkap Rini beberapa waktu lalu.

Maka saat ini pembongkaran pagar tribun yang menghalangi pandangan penonton pun akan mulai terjamah. Selanjutnya Dispora Solo juga akan menambahkan flagpole atau tiang bendera. Sebab dalam gelaran Piala Dunia U-20 ini ada 14 negara seperti Indonesia, Republik Dominika, Guatemala, Honduras, Amerika Serikat, Fiji, Selandia Baru, Inggris, Prancis, Israel, Italia dan Slowakia yang akan bertanding.

Selain itu Dispora juga melakukan penataan kawasan, test commissioning lampu lapangan yang dikerjakan 2 bulan sebelum event. Terkahir pihaknya juga akan melakukan perbaikan lampu area parkir dan garis parkir.