Solo Jadi Tuan Rumah Konferensi Internasional Wellness Tourism Agustus Nanti

oleh
oleh
wellness tourism
Direktur Wisata Minat Khusus Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Alexander Reyaan | Metta News / Puspita

SOLO, Metta NEWS – Setelah jadi tuan rumah G20, Kota Solo kembali menjadi tempat penyelenggaraan event Internasional Wellnes Tourism Conference And Festival (IWTCF). Event internasional dalam bidang wisata khusus untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan kebugaran ini akan berlangsung pada 5 hingga 7 Agustus mendatang di Alila Hotel Solo. 

Usai pertemuan dengan Walikota Solo Gibran Rakabuming di kantor Balaikota, Kamis (7/4/2022), Direktur Wisata Minat Khusus Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Alexander Reyaan menjelaskan akan hadir 400 delegasi serta pembicara dari dalam dan luar negeri. 

“Akan ada beberapa acara seperti konferensi, workshop, eksibision dan bussiness matching dengan pelaku bisnis wellness. Kegiatan ini akan ditutup dengan field trip ke spot-spot wellness yang dapat dipilih antara Solo, Yogyakarta atau Bali,” uangkap Alexander. 

Alexander menyebut event ini akan menggandeng pelaku-pelaku wellness diantaranya Spa, Yoga dan kecantikan. 

“Kita libatkan dalam pameran sehingga ada bussiness matching antara mereka. Pada workshop kita hadirkan instruktur dengan tema-tema tertentu istilahnya Master Class. Jadi nanti ada instruktur Yoga yang akan berbagi ilmu bagaimana dia belajar atau memberikan pengetahuan tentang Yoga dan ahli pernapasan dan sebagainya,” papar Alexander. 

International Wellness Tourism Conference and Festival ini dijelaskan Alexander termasuk juga dalam side event G20. 

“Side event G20 kan ada sekitar 200-an ya. Salah satu side event itu posnya Kementerian Pariwisata dan Ekonomi kreatif dan kali ini tuan rumahnya di Solo. Karena topik wellness memang banyak di Solo, sedangkan topik yang lain ada ekonomi kreatif di Bali,” jelas Alexander. 

Pemerintah Kota Solo dalam penyelanggaraan IWTCF ini juga menggandeng Indonseia Wellness Institute (IWI). 

Pada pertemuan tersebut juga hadir Ketua IWI (Indonseia Wellness Institute) Paulus Mintarga yang menyampaikan pemkot menggandeng IWI untuk kerja bareng pada event tersebut. 

“IWI ini lebih ke provider wellness atau semacam fasilitator supaya wellness di Indonesia bisa tumbuh dan berkembang. Jadi nanti lebih kepada edukasi, sertifikasi, standarisasi, riset industri dan networkingnya. Jadi dalam hal ini IWI ikut nyengkuyung bareng-bareng dengan Pemkot,” ungkap Paulus. 

Sementara itu, ditambahkan Walikota Gibran, Solo mempunyai potensi wellness tourism yang dapat ditonjolkan selain jamu-jamuan adalah venue-venue olahraga. 

“Potensi seperti jamu, venue olahraga itu bagian dari wellness. Jadi kita bisa sampaikan kesiapan kita misalnya untuk Piala Dunia U20 salah satunya,” ujar Gibran. 

Gibran menyebutkan dalam event ini Pemkot Solo menggandeng IWI mengingat banyak sekali aromatherapi untuk skin care yang menggunakan bahan-bahan tradisional termasuk juga javanese massage. 

“Tadi juga saya sampaikan karena ini topiknya lebih santai sudah saya pastikan untuk gala dinner di Pura Mangkunegaran sekaligus harus ada wisata belanjanya ke museum batik atau ke Rumah Atsiri,” pungkas Gibran.