Ramadan Fest 2022 Taman Jogo Kali, Ada Lomba dan Thriting Menarik

oleh
Ramadan
Ramadan Fest 2022 di Taman Jogo Kali, Pucang Sawit, Jebres, Solo, Rabu (6/4/2022) | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Semarak Ramadan 1443 H dirasakan dari segala titik di Kota Solo. Banyak kegiatan yang digelar di bulan puasa kali ini seperti festival, pasar dan beragam gelaran lainnya. Salah satunya Ramadan Fest 2022 di Taman Sunan Jogo Kali, Pucang Sawit, Jebres, Solo Rabu (6/4). Tempat yang sebelumya juga dijadikan Festival Bengawan Solo pada 29 Maret lalu, saat ini masih dihiasi dengan ornamen cantik warna warni dan sejumlah stand makanan maupun minuman.

Melalui event Ramadan Fest yang berlangsung pada 3-17 April, mulai pukul 15.00-22.00 WIB ini sejumlah perlombaan dan food corner mapun thriting (barang-barang bekas) ikut memeriahkan. Sejumlah kegiatan menarik di antaranya Ramadan camp, lomba foto selfie, lomba mewarnai, lomba bedug dan musik ngabuburit tak absen dari gelaran event Ramadan kali ini.

Dibuat pada masa kepemimpinan Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, saat diresmikan oleh Gubernur Jawa Tengah pada 29 Maret lalu, Taman Sunan Jogo Kali diyakini berpotensi naikkan perekonomian di Solo. Tak berbeda dengan Gelaran Festival Bengawan Solo yang diharapkan mampu menjadi percepatan perekonomian nasional. Sementara untuk Ramadan Fest 2022 juga diharapkan menjadi ikon kebangkitan UMKM.

Mantan Wali Kota Solo periode 2012-2015, FX Hadi Rudyatmo menyebut pihaknya selalu mendukung pelaksanaan acara kegiatan keagamaan di Taman Sunan Jogo Kali. Sebagai bentuk dukungan, pihaknya tidak hanya menyediakan tempat untuk dalam momen khusus, berbagai festival lain juga dapat diselenggarakan ditempat ini.

“Kita adakan Ramadan Fest 2022 ini menjadi salah satu komitmen dari saya setiap hari besar keagamaan kita adakan kegiatan. Kemarin ada Perayaan Imlek, kegiatan keagamaan Hindu, Nyepi kalau ini kan Ramadan. Sampai nanti Ied Dul Fitri kita adakan festival,” ucap FX Hadi Rudyatmo saat ditemui di Taman Jogo Kali, Rabu (6/4).

Saat pertemuannya dengan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo pada Selasa (29/3) lalu, pihaknya meminta disediakan perahu sebagai pendukung wisata air di Bengawan Solo.

“Saya minta perahu satu saja, nggak usah banyak-banyak. Nanti yang ngurus siapa,” ucapnya.

Rudi menuturkan, potensi Bengawan Solo akan terus ditingkatkan. Akan lakukan penyemarataan saat Sabtu dan Minggu.

“Nanti pas Sabtu dan Minggu saya minta Bengawan Solo ditambah levelingnya pas musim kemarau. Kalau musim penghujan kan nggak bisa jalan,” tambahnya.

Selain itu, Taman Jogo Kali yang sudah nampak bagus ini akan terus dibangun fasilitas tambahan. Rudi berencana akan membangun lapangan slate park, tempat edukasi anak-anak untuk bercocok tanam dan kolam kecil untuk pancingan.

“Untuk menambah fasilitas, nggak cukup satu dua tahun selesai. Karena biayanya gotong royong. Ini bukan proyek, hanya saya mengajak pada masyarakat untuk mencintai bumi dan air melalui ngreksa (melestarikan)Kali Bengawan Solo. Ini yang menjadi harapan saya suapaya semua bantaran sungai bisa bermanfaat, tidak kumuh. Sebelumnya ini kan kumuh,” tuturnya.

Penamaan yang mengambil tokoh Sunan Jogo Kali ini diartikan Rudi sebagai doa yang baik untuk potensi wisata Bengawan Solo.

Jejeg lurus, nggak gampang dipengaruhi, tetap berpegang teguh pada iman dan kepercayaan itu lah Sunan Jogo Kali,” pungkasnya.