SOLO, MettaNEWS – Politeknik Abdi Kemanusiaan Bangsa dan Negara Negara (Akbara) Surakarta meluluskan sebanyak 100 wisudawan dari program studi D3 Teknologi Bank Darah (TBD) angkatan ke- 5 tahun 2023.
Ketua Yayasan Peduli Mandiri Insani (YPMI) sekaligus mantan Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo hadir dalam wisuda Politeknik Akbara yang berlangsung dilaksanakan di Ball Room Hotel Solo Paragon pada Selasa (24/10/2023).
Direktur Politeknik Akbara Surakarta, dr. Titis Wahyuono, M.Si., mengatakan wisudawan tahun ini didominasi oleh mahasiswa dari luar pulau Jawa. Di antaranya Aceh, Sulawesi, Kalimantan, Sumatera, Maluku hingga Papua.
Hal ini berarti, Politeknik Akbara Surakarta menjadi kampus pilihan para mahasiswa dari sisi Sabang sampai Merauke yang pada akhirnya akan menumbuhkan akulturasi.
“Selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan yang telah berhasil menuntaskan studinya untuk melangkah lebih jauh lagi untuk meraih impian,” ujar dr. Titis Wahyuono, M.Si.
Yang membanggakan, Politeknik Akbara Surakarta mampu mencetak wisudawan cumlaude dengan presentase 92 persen di tahun ini.
Ini menandakan bahwa pedoman kampus kepada Cakra Akbara (Kompeten, Tangguh, Berkarakter) telah berhasil menciptakan manusia-manusia berkualitas yang bukan hanya kompeten dari sisi teknisinya.
Akan tetapi juga tangguh seperti jiwa militer dan berkarakter yang kuat seperti disiplin, harus berani, tepat waktu, dan lain sebagainya.
“Terimakasihnya kepada Kopral Subagyo yang telah membimbing serta membentuk ketangguhan para mahasiswa Politeknik Akbara Surakarta,” ujarnya.
Sesi wisuda berlangsung dengan mengumumkan 3 wisudawan Program Studi D3 Teknologi Bank Darah angkatan ke – V dengan IPK terbaik.
Wisudawan pertama dengan IPK terbaik diraih oleh David Darma Putra dengan IPK 3,82. Wisudawan kedua dengan IPK terbaik diraih oleh Ariska Intan Khairunnisa dengan IPK 3,82. Wisudawan ketiga dengan IPK terbaik diraih oleh Fadila Nor Rohmatul Ashriyya dengan IPK 3,81.
“Baru beberapa hari yang lalu program studi D3 Teknologi Bank Darah kita diakreditasi dari akreditasi baik menjadi Baik Sekali. Dan besok akan ada akreditasi Institusi yang mudah-mudahan dari akreditasi baik menjadi akreditasi baik sekali,” katanya.
Ia menyampaikan ada suatu tantangan tersendiri bagi kampus Politeknik Akbara Surakarta untuk terus berkembang dari Akademi menjadi Politeknik dan kedepannya semoga dapat menjadi Universitas nomor satu yang didirikan oleh PMI Kota Solo.
“PMI kota Surakarta adalah PMI paling the best se- Indonesia karena dapat menyandingkan akademi dan juga di transformasikan menjadi politeknik,” pungkasnya. (Magang Politeknik Akbara Surakarta/Ghaitsha Fatin).







