SOLO, MettaNEWS – Politeknik ATMI Surakarta mewisuda 216 mahasiswa Tahun Akademik 2022/2023 pada Sabtu (16/9/2023). Sedikitnya 21 wisudawan menyabet predikat Cumlaude pada wisuda tahun ini.
216 wisudawan ini terdiri dari 61 mahasiswa D III Teknik Mesin Industri, 46 mahasiswa D III Teknik Mekatronika, 25 mahasiswa D III Teknik Perancangan Mekanik dan Mesin, 46 mahasiswa D III Rekayasa Teknologi Manufaktur dan 38 mahasiswa D IV Perancangan Manufaktur.
Direktur Politeknik ATMI Surakarta, Romo Dr. Ir. Andre Sugijopranoto SJ., M.Sc., berpesan pada para alumnus untuk selalu menghayati nilai-nilai 4C yakni competence, consistency, compassion dan commintment.
“Kita mendidik orang bukan cuma memberi pelatihan, skill, tapi utamanya kita membentuk manusia. Ya kita mengharapkan nilai-nilai yang ditanamkan yang dilatihkan itu tetap dihidupi,” ujar Romo Andre.
Politeknik ATMI mencetak tenaga ahli yang bergerak di bidang industri manufaktur. Dengan dibekali skill dasar manufaktur yang kemudian membentuk kebutuhan pribadi dalam industri, harapannya para alumnus dapat bersaing di dunia kerja.
“Diharapkan ya memang mereka lulus, bisa langsung bekerja. Mempengaruhi dunia industri di Indonesia di bidang itu aja, pertama-tama skill, kemampuan, tapi juga di bidang bagaimana memperlakukan karyawan, buruh dengan baik,” terangnya.
Para alumnus yang diwisuda tahun ini telah melewati tantangan pandemi Covid-19. Yang mana mereka dihadapkan dengan perubahan dinamika pembelajaran yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.
“Setiap mahasiswa harus punya kompeten, harus lulus kompetensi itu. Politeknik itu lebih berkutat pada latihan mendidik orang berlatih setiap hari supaya dia menjadi kompeten,” kata Romo Andre.
Romo Andre menekankan lulusan Politeknik ATMI Surakarta haruslah miliki kompetensi yang unggul di bidang manufaktur. Begitu juga pada wisudawan-wisudawan berikutnya.








