PMS Salurkan Bantuan ke Posko Banjir Joyontakan, Mulai dari Susu Bayi Hingga Pampers Lansia

oleh
PMS Salurkan Bantuan ke Posko Banjir
Penyerahan kotak Susu dari Wakil Ketua PMS Sumartono Hadinoto (kanan) kepada Camat Serengan Agung Wijayanto (Kiri) mewakili seluruh unit bantauan dari PMS Jumat (17/2/2023) | MettaNEWS / Kevin Rama

SOLO, MettaNEWS – Perkumpulan Masyarakat Surakarta (PMS) salurkan bantuan pada korban banjir di daerah Joyontakan Jumat (17/2/2023) Malam.

Banjir yang melanda hampir merata di Kota Solo membuat sekira 21 ribu warga terdampak. Dari jumlah terdampak itu sebanyak 4 ribu an warga saat ini masih berada di lokasi pengungsian.

Wakil Ketua Umum PMS Sumartono Hadinoto menjelaskan, penyaluran donasi pada korban banjir ini atas arahan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming.

“Tadi sempat bertemu dengan Pak Wali. Dan beliau meminta bantuan sekiranya PMS akan salurkan bantuan untuk korban banjir. Karena banjir kali ini dampaknya lumayan besar. Dan sampai saat ini masih belum ada kepastian apakah tidak akan terjadi luapan sungai Bengawan Solo lagi. Sehingga masih banyak warga yang memilih bertahan di pengungsian,” jelas Sumartono, Jumat (17/2/2023).

Bantuan dari PMS ini akan terpusat di lokasi pengungsian di SD Joyontakan no. 59.

“Lokasi pengungsi di posko SD Joyontakan ini yang menampung paling banyak warga. Sehingga bantuan kami salurkan di sini,” tutur Martono.

Bantuan dari PMS tersebut berupa makanan, air minum dan peralatan. Secara rinci adalah : telur (30 kg), mie instan (5 dus), minyak goreng (10 liter), susu bubuk (50 dus), air mineral 600 mili (5 dus), Pampers dewasa (99 biji), matras untuk tidur (10 buah).

“Tidak ada yang mau terkena bencana. Dan banjir ini menjadi bencana kemanusiaan yang harus kita tangani, kita bantu bersama. Kami berharap dengan bantuan ini setidaknya dapat sedikit meringankan beban para warga terdampak banjir,” tukas Martono.

Sementara itu Camat Serengan Agung Wijayanto mengungkapkan terimakasih atas bantuan yang telah PMS berika. Menurutnya hal tersebut sangat membantu warganya.

“Untuk logistik kami Alhamdulillah sudah banyak untuk makanan dan minuman. Namun untuk kebutuhan khusu seperti susu, popok selimut, dan sebagainya masih belum mencukupi,” ungkapnya.

“Tentu bantuan dari PMS ini sangat membatu untuk kebutuhan khusus,” singkat Agung.