SOLO, MettaNEWS – Perkumpulan Masyarakat Surakarta (PMS) menggelar pelatihan hospitality bagi karyawan di Rumah Duka Thiong Ting pada Kamis (23/4/2026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan kepada keluarga duka secara profesional dan penuh empati.
Sekretaris II PMS, Idayanti Santoso, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program internal yang diselenggarakan oleh bidang HRD.
“Hari ini adalah internal training yang kami adakan untuk meningkatkan kemampuan pelayanan karyawan, khususnya dalam menghadapi keluarga duka,” ujarnya.
Pelatihan menghadirkan narasumber dari Jakarta, Sugianto Sandra, yang merupakan mitra PMS dalam pengelolaan rumah duka.
Ia memberikan pembekalan terkait komunikasi efektif, pengendalian emosi, hingga standar pelayanan yang berorientasi pada empati.
Sebanyak 30 hingga 35 peserta yang terdiri dari karyawan dan tenaga lepas PMS mengikuti pelatihan hari pertama.
Jumlah yang sama dijadwalkan mengikuti sesi lanjutan pada hari berikutnya, sehingga total peserta mencapai sekitar 70 orang.
Menurut Idayanti, tujuan utama kegiatan ini adalah agar seluruh staf mampu memberikan pelayanan yang lebih baik, profesional, dan mengutamakan rasa kepedulian.
“Keluarga duka berada dalam kondisi emosional, sehingga kami harus memberikan perhatian lebih dalam setiap pelayanan,” tambahnya.
Ia juga berharap pelatihan ini tidak berhenti pada kegiatan satu kali saja, tetapi dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam pekerjaan sehari-hari.
PMS berkomitmen melakukan pemantauan agar hasil pelatihan benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas layanan.
Sementara itu, salah satu peserta pelatihan, Ni Putu Ninda, mengaku mendapatkan banyak pembelajaran baru, terutama dalam hal komunikasi dan pengendalian emosi.
“Kami belajar bagaimana cara berbicara yang lebih tepat kepada keluarga dan tamu, serta pentingnya kesabaran dalam melayani,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa pelayanan di rumah duka membutuhkan kerja sama tim yang solid.
“Kami adalah satu rangkaian. Semua keluhan keluarga menjadi tanggung jawab bersama, jadi tidak bisa saling menyalahkan,” jelasnya.
Dengan adanya pelatihan ini, PMS berharap seluruh karyawan mampu memberikan pelayanan terbaik yang tidak hanya profesional, tetapi juga penuh empati dan kepedulian kepada setiap keluarga yang dilayani.







