Ribuan Korban Banjir di Solo Butuh Bantuan

oleh

SOLO, MettaNEWS – Ribuan korban banjir di Wilayah Solo tepatnya Joyotakan, Serengan, masih mengungsi pada tempat-tempat yang tersedia, seperti di sekolahan per-hari jumat (17/2/2023). Saat ini pengungsi tengah membutuhkan bantuan terkait Sandang dan Pangan.

Menurut data terakhir dari kecamatan Serengan saat ini pengungsi berjumlah kurang pebih 3000 jiwa. Pengungsian terbagi menjadi beberapa tempat mulai dari sekolah dasar, TK hingga Masjid di wilayah sekitar.

“Untuk kondisi air saat ini sudah agak menyusut daripada semalam (16/2/2023),” ungkap Camat Serengan Agung Wijayanto pada MettaNEWS di lokasi pengungsian SD Negeri Joyotakan No. 59, Jumat (17/2/2023).

Agung mengungkapkan saat ini ribuan warga yang menjadi korban banjir tengah membutuhkan bantuan berupa makanan dan minuman. Meski sudah terdapat beberapa bantuan berupa mie instan, telur dan beras ia mengatakan masih kurang, melihat dari banyaknya pengungsi. Bahkan pengungsi kian bertambah.

“Untuk bayi butuh popok dan susu, untuk pengungsi pastinya butuh makanan, pakaian, tiker dan lainya. Untuk Obat-obatan dan tenaga medis sudah ada untuk yang di SD ini,” ungkap Agung.

Senada dengan hal tersebut bidang Kepegawaian BPBD Solo Sardi mengungkapkan para pengungsi terus bertambah, hal tersebut harus berbanding dengan persediaan logistik.

“Kita lihat saat ini pengungsi terus bertambah, stok logistik yang tersedia di SD Negeri Joyotakan No. 59 ini tidak cukup jika hingga malam hari nanti,” ungkap Sardi kepada MettaNEWS di tempat pengungsian (17/2/2023).

Lebih lanjut, saat ini dari BPBD dan para relawan terus mengupayakan evakuasi terhadap warga-warga yang kekeh tinggal di rumah. Mengingat penyusunan dari semalam hanya berkisar 7cm dan debit air Bengawan Solo masih tinggi.

Terlebih dari perkiraan BMKG hari Jumat (17/2/2023) cuaca di wilayah solo bakal hujan lebat dari siang hingga malam hari. Hal tersebut sebagai antisipasi kembali naiknya debit air di permukiman warga.

Dari laporan kaji cepat bencana total keseluruhan 18.905 Jiwa Daei 15 Kelurahan dalam 4 Kecamatan.