SOLO, MettaNEWS – Walikota Solo Gibran Rakabuming menginisiasi layanan perpajakan online model drive thru pertama di Indonesia. Menggandeng OVO bersama Grab, layanan pajak online memberikan kemudahan melalui teknologi untuk pembayaran Samsat, PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) dan PDAM.
Direktur Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata pada peresmian layanan Drive Thru Elektronifikasi Transaksi Pemda (ETP) di Gladag Langen Bogan, Kamis (30/6/2022) menjelaskan Solo sudah lengkap sebagai kota Solo Smart City, mempunyai kendaraan listrik untuk wisata.
“Kita melihat Pemerintah Kota Solo selalu mengedepankan inovasi dan kemudahan melalui teknologi. Ini adalah arahan dari Walikota Solo Gibran untuk kerja sama selanjutnya adalah bagaimana mengajak masyarakat bisa membayar pajak dengan mudah menggunakan teknologi,” ujar Ridzki.
Ridzki menyebut, layanan ini pertama kali ada di Indonesia, dan Solo sebagai kota pertama yang dipilih.
“Bisa bayar pajak kendaraan, bayar air dan PBB. Mudah-mudahan bisa menjadi contoh untuk kota-kota lain untuk kita bisa maju melalui teknologi untuk inovasi dan kemudahan,” tutur Ridzki.
Presiden Direktur OVO, Karaniya Dharmasaputra menambahkan pihaknya akan terus menambah jenis layanan dan lokasi drive thru. Jam operasional Drive Thru Elektronifikasi Transaksi Pemda (ETP) di Gladag Langen Bogan ini dari pukul 08.00 hingga 13.00 WIB setiap hari Senin sampai Jumat.
“Ini kan arahan dari mas Wali jadi ini bukti kalau pemimpin daerahnya sangat inovatif itu kita bisa melihat inovasi-inovasi yang bisa dimanfaatkan untuk kemajuan daerah. Salah satu contohnya ini bukti nyata,” tegas Karaniya.
Sebagai catatan di Grab dan OVO, lanjut Karaniya pendapatan pembayaran pajak daerah dibandingkan semester II tahun lalu dibandingkan semester I tahun ini mengalami kenaikan 5 kali lipat.
“Ini sangat signifikan. Di drive thru in juga bisa melayani pembayaran langsung. Online ke offline itu juga penting karena kadang-kadang tidak bisa sepenuhnya online. Ada masyarakat yang masih ingin memegang bukti struk. Untuk pajak kendaraan bermotor kan memang diperlukan tanda bayar pajaknya. Di Drive Thru lebih cepat bisa cuma 5 menit,” papar Karaniya.
Karaniya mengungkapkan, selain Solo kota-kota lain di Jawa Tengah segera menyusul dalam tahun ini.
“Ini kita coba dulu, sukses dan kita coba terapkan di tempat lain. Ini drive thru pertama dan arahan dari mas Wali,” imbuh Karaniya.
Walikota Solo Gibran Rakabuming menambahkan Solo sudah memiliki beberapa pelayanan yang memudahkan masyarakat seperti Mal Pelayanan Publik dan pelayanan online lainnya.
“Ini tambah satu lagi drive thru. Intinya untuk memudahkan warga transaksi perpajakan dan lainnya. Kalau yang disini mungkin lebih ke mereka yang ingin cetak kwitansi fisik seperti pajak kendaraan, untuk penambahan lokasi dan pelayanan, nanti kita koordinasikan lebih lanjut,” pungkas Gibran.







