Tak Ditutup Total, Kendaraan Roda Dua Bisa Lewat Jembatan Mojo Saat Perbaikan

oleh
Jembatan Mojo
Kendaraan roda dua dapat melewati Jembatan Mojo yang menghubungkan Kota Solo dengan Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo saat perbaikan September mendatang, Rabu (29/6/2022)| MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Perbaikan Jembatan Mojo Pasar Kliwon Solo akan berlangsung pada 27 Juni hingga 6 November 2022. Pada tahap pembongkaran dan penggantian pelat lantai jembatan 5 September-6 November, nantinya kendaraan roda dua masih dapat melintasi satu sisi Jembatan Mojo.

Kepala Bidang Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Solo, Joko Supriyanto mengatakan penggunaan pelat baja otrotropik jembatan yang tersusun memungkinkan pengerjaan bisa lebih cepat. Tak perlu menutup total, nantinya pembongkaran dimulai masing-masing satu sisi selatan dan utara secara bergantian.

“Pengantian Jembatan Mojo ini adalah plat baja otrotropik yang tersusun atau bukan plat tunggal. Kita pilih baja ortotropik di samping tidak melakukan penutupan total, karena ini dikerjakan 5 bulan, sehingga bisa lebih cepat,” kata Joko kepada MettaNEWS, Rabu (29/6/2022).

Saat pelat baja ortrotropik dipasang, pelat beton exsisting lama masih digunakan agar dapat dilewati kendaraan roda dua. Selain itu kendaraan roda dua nantinya juga dapat melewati Jembatan Jurug C sebagai alternatif lain. Khusus roda empat, pihaknya yang telah mendapat kesepakatan dari Kementrian PUPR akan berkoordinasi dengan dua pemangku kebijakan untuk melakukan peralihan arus.

“Roda empatnya kita buatkan detour atau pengalihan arus. Kemarin sudah disepakati dengan Pemkab Sukoharjo maupun Pemkab Karanganyar kendaraan roda 4 dari Bekonang ke Mojolaban masuk ke Jalan Ciu masuk jembatan Bacem,” terangnya.

Nantinya kendaraan roda dua juga dapat menggunakan Jembatan Jurug C. Berbarengan dengan mega proyek rel layang (elevated rel) khusus kendaraan berat dari atau menuju Sragen dapat melewati tol.

“Karena di tahun bersamaan juga mengerjakan pengantian Jembatan Jurug B, yang mana akan diganti nanti pengalihannya sama-sama menggunakan jembatan Jurug C,“ bebernya.

Agar tak terjadi kepadatan lalu lintas, pembongkaran pelat lantai jembatan exsisting dapat dipercepat pada Agustus sampai dengan Oktober. Sehingga pemasangan baja stringer dan pelat baja ortrotopik Jembatan Mojo dapat dilakukan untuk selanjutnya pelapisan perkerasan aspal lantai jembatan sebagai tahap akhir pada 6 November mendatang.

Banyaknya proyek yang dikerjakan secara bersamaan, yakni elevated rail membuat pihaknya benar-benar memperhitungkan agar pengerjaan Jembatan Mojo dapat lebih cepat dan Jembatan Jurug bisa segera digarap.

Ditempat terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Kota Solo, Hari Prihatno mengatakan pihaknya telah menyiapkan rute pengalihan arus untuk kendaraan berat. Nantinya kendaraan roda 4 atau lebih dialihkan dari perempatan Gading ke selatan, melalui Jembatan Bacem, ke timur melalui Jalan Ciu.

“Hari ini ya proyek mulai berjalan, mulai loading peralatan. Kami sudah siap kalau mulai besok ada pengalihan arus,” kata Hari saat ditemui MettaNEWS, Selasa (28/6/2022).

Rute yang sama juga berlaku untuk kendaraan dari arah sebaliknya. Selaras dengan DPUPR, kendaraan roda dua masih bisa melintasi Jembatan Mojo lewat koridor yang sudah disiapkan yaitu sisi selatan atau utara secara bergantian, pun Jembatan Jurug C.