SOLO, MettaNEWS – Pengelola jembatan sasak kampung Beton akui belum mendapatkan bantuan penyempurnaan jembatan sasak dari PT. Bukaka, Dishub dan DPUPR kota Solo, hingga hari ini Senin (10/10/22).
Sebelumnya pada 30 September 2022 lalu ketiga instansi tersebut menginspeksi jembatan sasak yang berada di kelurahan Sewu, Jebres tersebut.
Pengelola sekaligus pemegang jembatan, Sumadi Hala mengungkapkan, saat itu pihaknya dijanjikan akan mendapatkan bantuan berupa drum pengapung tambahan untuk menetralisir guncangan.
“Kemarin itu sempat bilang begitu, tapi hingga saat ini belum ada, tidak ada sosialisasi lagi,” ungkapnya saat ditemui MettaNEWS (10/10/22).
Dikatakan, bantuan yang didapat dari dinas Solo hanya berupa 1 buah lampu penerangan yang telah dipasangkan.
“Kalau pemerintah ikut membantu jembatan ini bisa lebih sempurna dan lebih baik, namun belum ada pemberitahuan lanjutan,” imbuhnya.
Lebih lanjut, pihaknya juga mendapatkan bantuan berupa rompi apung dari BPBD dan Dishub Sukoharjo sejumlah 7 buah. Namun hal tersebut tidak diimbangi dengan penempatan petugas seperti yang pihaknya harapkan.
“Ya setidaknya ada petugas dari tim SAR atau instansi terkait untuk ditempatkan di sini. Sebagai jaga jaga saja dan juga support pemerintah,” pungkasnya.
Disisi lain, Kepala Dishub Solo, Taufiq Muhammad mengungkapkan, untuk bantuan yang telah diutarakan belum ada tindak lanjut dari ketiga instansi. Ia tetap mengimbau agar tetap berhati-hati karena jembatan sasak tersebut tidak direkomendasikan.
“Karen ini memang curah hujan tinggi, debit air juga sudah tinggi. Jadi dari dinas dan teknis memang ndak bisa,” ungkapnya saat dikonfirmasi (10/10).







