Cuaca Ekstrem, Jembatan Sasak Beton Sempat Tutup Dua Hari

oleh
Jembatan sasak
Pondasi drum jembatan sasak di Kampung Beton, Kelurahan Sewu, Solo, Jumat (30/9/2022) | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Jembatan sasak kampung Beton sempat ditutup hingga 2 hari, dari Sabtu (8/10/22) Sore hingga Minggu (9/10/22). Hal tersebut dilakukan karena menghindari cuaca hujan deras yang terjadi pada hari itu.

Pemegang jembatan sasak beton, Sumadi Hala mengungkapkan, penutupan tersebut juga didasari dari peningkatan volume air dan sampah apung yang begitu banyak.

“Kita tidak mau ambil risiko, ini kita selalu kita lakukan ketika hujan. Karena kita mengutamakan keselamatan,” ungkapnya saat ditemui MettaNEWS (10/10/22).

Dikatakan, ketika hujan datang kondisi jembatan sangat licin. Sampah pun banyak yang menumpuk di drum apung, yang mengharuskan pegawainya membersihkan ketika hujan tiba.

“Kalau kita paksa dan terjadi tragedi, jembatan ini bisa langsung ditutup,” imbuhnya.

Hari ini (10/10) jembatan alternatif tersebut sudah mulai beroperasi kembali. Meski begitu, pemotor yang melewati jembatan tidak terlalu padat seperti sebelumnya.

“Mungkin memang sudah musim penghujan ya, jadi kita sering buka tutup. Pengendara juga sudah paham jika akan berbahaya, melewati jembatan ini ketika hujan,” ungkapnya.

Selain itu, ketika ditanya tentang pengunaan perahu untuk penyeberangan, Sumadi mengungkapkan akan menggunakan sesuai situasi dan kondisi yang dihadapi.

“Jika memang kondisi air dan jembatan tidak memungkinkan untuk dilewati, kita bisa gunakan perahu, tapi untuk sesuatu yang penting. Kondisi perahu juga masih bagus,” ungkapnya.

Meski begitu sumadi tetap mengutamakan jembatan, karena lebih efisien dan tidak memerlukan waktu lama.

Saat ini jembatan sasak telah mendapat bantuan berupa rompi pelampung sebanyak 7 buah dari BPBD dan Dishub Sukoharjo. Kemudian 1 buah lampu penerangan dari Dishub Solo.