SOLO, MettaNEWS – Suara tambur, thung dan simbal menggema dari halaman Lithang Kebajikan Solo. Tempat kelompok Barongsai Tripusaka latihan seni khas Tionghoa, barongsai jelang Imlek 2023. Tidak hanya orang dewasa, terlihat anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah juga ikut berlatih atau sekedar memainkan barongsai. Ternyata ada kisah menarik di balik pemandangan ini.
Pasalnya pemain kelompok seni liong barongsai asal Solo tersebut turun temurun sejak 1999. Bahkan adapula pemain yang sudah menggeluti seni Tionghoa ini sejak masih duduk di bangku Taman Kanak-kanak (TK) hingga dirinya berkeluarga.
Bak perumpamaan buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Sang anak juga mengikuti jejak orangtuanya jadi pemain barongsai.
Pembina kelompok Barongsai Tripusaka, Adjie Chandra mengatakan saat ini ada 60 anggota yang tergabung dalam kelompok Barongsai tersebut.
“Anggota-anggota saya hampir 60 susut banyak dulu pernah 80 karena pandemi kemudian yang gede-gede pindah ke luar kota menikah kerja. Sekarang ya anggotanya beda-beda, usianya anak sekolah ada, yang sudah kerja atau berkeluarga juga ada,” terangnya.
Adjie menyebut tidak ada pungutan biaya alias gratis. Sehingga warga yang berminat gabung di Kelompok Barongsai Tripusaka tidak perlu memikirkan perihal besaran uang yang harus dikeluarkan.
“Ya turun-temurun, hampir semua berkeluarga bahkan anaknya ikut main juga. Kami terima murid terus. Jadi kalau ada orang tuanya tanya bayar berapa dan lain sebagainya saya nggak pernah mengatakan. Ya memang nggak ada bayaran. Saya hanya ingin gabung dulu lihat dulu begitu cocok terus lanjutkan saja,” ujarnya.
Tidak ada syarat khusus selain niat berlatih. Pun dengan keangotannya, Adjie menyebut kelompom barongsai yang ia pimpin juga tidak melulu harus warga keturunan Tionghoa. Etnis lain pun boleh bergabung.
“Ini olahraga yang menyenangkan menyehatkan maka di Indonesia ada dua jenis federasi barongsai kalau yang kami ikut Federasi Olahraga Barongsai Indonesia atau FOBI. Lalu ada satu lagi Federasi Olahraga Rekreasi Barongsai tapi kami tidak ikut karena itu hanya hiburan dan rekreasi,” tukasnya.








