PELAKSANAAN Pengabdian Kepada Masyarakat dengan pembiayaan internal dari Sekolah Tinggi Teknologi “Warga” Surakarta bertujuan untuk memberikan pelatihan penggunaan dan pemeliharaan standing frame statis untuk manajemen postural anak penyandang cerebral palsy di Yayasan Pangon Utomo Surakarta.
Pelaksanaan pengabdian dilaksanakan oleh dosen dan mahasiswa STT ‘Warga” Surakarta. Tim dosen terdiri dari Johanes Wawan Joharwan, S.T., M.T. dan Emanuel Budi Raharjo, S.T., M.T. Sedangkan tim mahasiswa terdiri dari Husein Arif Susanto dan Ichsan Ramadhan.
Kerja tim diawali komunikasi dengan Yayasan Pangon Utomo yang bergerak dalam pelayanan sosial khususnya untuk menangani anak penyandang celebral palsy dari keluarga miskin yang didirikan oleh Agustinus Kris Widianto, seorang psikolog dan praktisi anak berkebutuhan khusus.
Permasalahan yang dihadapi adalah kebutuhan pengadaan standing frame statis yang baru untuk manajemen postural anak penyandang cerebral palsy.
Namun, standing frame statis yang ada di pasaran belum sesuai dengan kebutuhan terapis dalam latihan keterampilan gerakan fisik dalam posisi berbaring, duduk dan berdiri. Sehingga diperlukan standing frame statis agar dapat digunakan terapis untuk manajemen postural anak penyandang cerebral palsy.
Hasil diskusi dan penelitian menghasilkan prototipe standing frame statis yang dapat digunakan terapis untuk manajemen postural anak penyandang cerebral palsy.
Standing frame statis dibuat adjustable dengan actuator linier electric untuk mengatur kemiringan sandaran kaki, kemiringan posisi berdiri, ketinggian posisi berbaring dan ketinggian posisi duduk sesuai kebutuhan terapi. Actuator linier electric digunakan karena gerakannya sederhana, aman dan bersih serta control gerakan yang presisi dan halus. Selain itu, sandaran punggung juga dibuat adjustable dengan reclining jog sehingga sudut kemiringan punggung dapat disesuaikan sesuai dengan kebutuhan terapi.

Posisi kemiringan kedua kaki bisa diatur dengan sambungan. Standing frame statis juga dilengkapi roda berpengunci agar mudah untuk dipindahkan.
Penyerahan serta pelatihan penggunaan dan pemeliharaan standing frame statis telah dilaksanakan pada bulan Februari 2023. Sejak bulan Februari 2023 sampai sekarang dilakukan pendampingan dan komunikasi masih dilakukan.
Terjadi peningkatan pelayanan manajemen postural anak penyandang cerebral palsy, dulu ketika terapis melakukan proses latihan keterampilan gerakan fisik dari posisi berbaring ke berdiri dilakukan secara manual, sekarang kemiringan posisi berdiri, kemiringan sandaran kaki, ketinggian posisi berbaring dan duduk dibuat adjustable dengan actuator linier electric, sandaran punggung juga dibuat adjustable dengan reclining jog serta posisi kemiringan kedua kaki bisa diatur dengan sambungan.
Tentunya ini bisa membantu dan memudahkan terapis untuk manajemen postural anak penyandang cerebral palsy. Untuk anak penyandang cerebral palsy juga merasa nyaman dengan penggunaan standing frame statis ini. (advertorial)










