Pasar Mebel Gilingan Solo “Sri Kayu” Berubah! Ada Show Room dan Mesin CNC Canggih

oleh
IKM Mebel
Sentra IKM Mebel Gilingan Solo “Sri Kayu” selesai dibangun, Selasa (22/8/2023) | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) Mebel Gilingan Banjarsari Solo  telah selesai dibangun pada Agustus 2023 ini.

Bangunan seluas 5.750 meter persegi ini miliki tiga lantai yang terbagi menjadi landscape atau area terbuka, ruang pengelola, ruang promosi, joglo dan ruang produksi untuk nantinya ditempati 20 pelaku usaha yang sudah melewati masa kurasi.

Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian Kota Solo, Wahyu Kristina mengatakan sentra IKM Gilingan akan dikelola oleh Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD).

“Ya nanti sudah mulai ada aktivitas. Kami sudah ada UPTD yang mengelola sentra IKM. Nah itu nanti yang akan berkantor dulu ke sana. Itu masih kosongan. Kami juga masih pengisian-pengisian. Mekanismenya,” ujar Ina, Selasa (22/8/2023).

Kontraktor IKM Mebel Gilingan juga telah menyerahkan bangunan ini ke Pemerintah Kota Solo. Sejumlah fasilitas juga telah bisa difungsikan.

Operasional sejumlah alat produksi seperti computer numerical control (CNC) dan lain sebagainya juga akan digunakan secara bertahap. Tahapan pembangunan lanjutan juga masih akan dilangsungkan pada tahun depan.

“Nanti ada mekanismenya saya belum bisa sampaikan sekarang. Jadi itu menjadi salah satu yang perlu kami diskusikan dengan pak wali. Penempatan kemudian nanti programnya yang seperti apa. Persiapan sudah tapi untuk eksekusinya ini,” terangnya.

Pihaknya juga akan mengatur mekanisme program termasuk  menyesuaikan pelaku usaha dengan alat-alat produksi di sentra IKM melalui pelatihan dan penataan ruangan. Targetnya sentra IKM Mebel Gilingan akan ditempati bulan September mendatang.

“Begitu nanti serah terima pembangunan kemarin, itu sudah bisa melakukan aktivitas kan gak bisa langsung beroperasi di sana. Kami mesti penyesuaian dengan mesin. Kemudian latihan juga penyesuaian dengan mesin yang ada di sana,” terangnya.

Pemerintah Kota Solo juga miliki nama baru untuk sentra IKM mebel dengan filosofi Sri Kayu. Dengan maksud agar pusat industri permebelan milik Pemerintah Kota Solo ini lebih bermanfaat secara meluas. Serta dapat melayani kebutuhan mebel yang ada di pasaran.

“Yang jelas sesuai dengan filosofi dulu aja Sri kayu jadi itu bisa memberikan manfaat bagi sentra IKM khususnya mebel. Kemudian bukan memberikan dampak sekitar saja tapi juga Soloraya,” terang dia.

Sentra IKM Mebel Gilingan ini nantinya tidak hanya fokus ke jual beli barang saja namun juga mampu memproduksi dan memberikan edukasi.

“Dulu di situkan pasar jual beli. Kalau sentra itu fokus ke pengelolahan dari barang mentah menjadi jadi, setangah jadi menjadi jadi. Itu harus ada di sentra. Jadi tidak semata-mata itu jual beli tapi ada sorum, edukasi produknya,” pungkasnya