MPP Goes To Mall Hadir di Solo Square, 26 Gerai Siap Layani Masyarakat Selama Empat Hari

oleh
oleh
Kepala DPMPTSP Kota Surakarta, Andriyani Sasanti memberikan keterangan pada media pelaksanaan MPP Goes to Mall pada 7-10 Agustus 2025 | MettaNEWS / Puspita

SOLO, MettaNEWS – Pemerintah Kota Surakarta melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) kembali menghadirkan inovasi pelayanan publik bertajuk MPP Goes To Mall Public Serivice Expo 2025. Kegiatan ini akan digelar di Solo Square Mall pada 7–10 Agustus 2025, sebagai bentuk komitmen menghadirkan layanan administrasi dan perizinan yang mudah, cepat, serta nyaman bagi masyarakat.

Kepala DPMPTSP Kota Surakarta, Andriyani Sasanti, menjelaskan bahwa program ini bertujuan mendekatkan pelayanan publik ke ruang-ruang yang akrab dan nyaman bagi warga.

“Dengan tema ‘Monggo Blonjo Sisan Ngurus Dokumen dan Perizinan’, masyarakat bisa belanja sekaligus mengurus dokumen penting tanpa harus ke kantor layanan,” ungkapnya.

Tercatat 26 gerai pelayanan disiapkan di lobi utama Solo Square, mulai pukul 10.00–21.00 WIB. Layanan yang tersedia sangat beragam, di antaranya perpanjangan SIM A dan C (25 kuota/hari), perpanjangan STNK, pengurusan paspor (40 kuota/hari, dengan pendaftaran online via M-Paspor), hingga pemeriksaan kesehatan gratis yang dapat diakses cukup dengan membawa KTP, baik dari dalam maupun luar Kota Solo.

“Layanan kesehatan meliputi cek darah, kolesterol, dan lainnya. Ini bentuk kontribusi kami dalam deteksi dini kesehatan warga,” imbuh Andriyani.

Selain itu, masyarakat juga dapat mengurus IKD, NPWP, PBB, sertifikasi halal, PIRT, NIB untuk UMKM, serta melakukan konsultasi ke BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, Dishub (BST), Disdukcapil, hingga Bursa Efek Indonesia yang turut hadir memberikan edukasi tentang investasi.

Program ini adalah edisi ketiga MPP Goes To Mall yang sebelumnya disambut antusias oleh warga. DPMPTSP juga mengembangkan pelayanan khusus seperti “Pepet Terus” dan “Jempol Tenan” untuk warga lansia dan penyandang disabilitas.

“Ini bukan sekadar acara seremonial, tapi benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Pelaku UMKM yang belum punya legalitas usaha, tinggal datang, kami bantu urus semua, bahkan bisa selesai dalam satu hari,” tutur Andriyani.

Pihaknya juga telah menyosialisasikan kegiatan ini melalui Car Free Day dan berbagai platform agar menjangkau masyarakat luas.

“Kami berharap warga datang dan memanfaatkan layanan ini sebaik mungkin. Jangan lupa bawa KTP,” tutupnya.