SURABAYA, MettaNEWS – Kebahagiaan seorang perempuan bukan sekadar tentang apa yang dimiliki, melainkan bagaimana ia menemukan makna di setiap perjalanan hidupnya.
Makna kebahagiaan inilah yang ingin Ladies Study sebarkan kepada semua perempuan lewat acara Living Room Talk bersama Catharina Yusuf di Voda Bistro, Vasa Hotel pada Selasa 9 Desember 2025.
Mengusung tema Perempuan Bahagia, Ladies Study ingin perempuan belajar merayakan kebahagiaan dengan cara yang lebih dalam dan penuh syukur.
Acara tersebut juga mengajak sedikitnya 50 peserta yang hadir untuk memaknai ulang kebahagiaan diri perempuan untuk kemudian membagikan kebahagiaan itu ke orang sekitarnya.
Mereka tampak mengenakan busana bertemakan Natal yang penuh warna, sehingga semangat dan keceriaan memenuhi Voda Bistro pagi hingga siang itu.

Adapun kegiatan dalam acara itu ada banyak ragamnya, mulai dari mindfullnes yang bertujuan untuk menyatukan konsentrasi sista Ladies Study mengikuti acara, menyanyikan lagu wajib Hidup Adalah Kesempatan, pembacaan visi misi, doa dan highlight, pembacaan puisi, sambutan dari Ketua Umum Ladies Study, Ina Liliana Gunawan, special performance sista Ladies Study, dialog Perempuan Bahagia bersama Catharina Yusuf dan ditutup dengan pemberian penghargaan kepada Catharina Yusuf.
Ina Liliana Gunawan, menyampaikan melalui acara tersebut pihaknya ingin Ladies Study menjadi rumah tumbuh dan bahagia bersama bagi perempuan. Memahami apa arti kebahagiaan, sukses dalam peran dan bahagia dalam jiwa.
“Ladies Study berharap acara ini dapat membawa selangkah lebih maju dalam meraih kebaghagiaan berkelanjutan. Jangan ragu berbagi, karena sharing Anda berguna untuk semua,” terangnya dalam sambutan di Voda Bistro Vasa Hotel Surabaya, Selasa (9/12/2025).

Kegiatan dalam acara tersebut, lanjut Ina, memiliki maknanya masing-masing yang bisa memantik kebahagiaan perempuan yang menjadi peserta Living Room Talk bersama Catharina Yusuf.
“Hari ini kita memakai konsep living room talk, di mana kita berharap agar semua sista bisa merasakan seperti di rumah sendiri, bisa lebih akrab, hangat dan rileks sehingga bisa mengeluarkan semua sharingnya yang baik bagi kita semua,” ujarnya.
Tak hanya itu, acara Living Room Talk bersama Catharina Yusuf juga dinilai cukup penting. Mengingat, kata Ina, tidak semua perempuan memahami tentang bagaimana cara untuk mencari dan mendapatkan kebahagiaan.
“Kebahagian itu kan relatif, bisa versi dari luar atau versi dari kita. Tapi yang penting adalah versi kita karena kebahagiaan itu asalnya dari dalam dan ibu Catharina mau membagikan bagaimanakan sebenarnya perempuan bahagia itu. Bahagia di dalam keluarga di dalam masyarakat tentunya akan menularkan kebahagiaan ke orang-orang di sekitar kita,” urainya.

Adapun dialog kali ini ingin menekankan bagaimana perempuan dapat menjadi leader. Tidak hanya dalam pekerjaan namun dalam keluarga, lingkungan dan komunitas.
“Kita berharap bahwa semua perempuan itu bisa menjadi leader. Tidak hanya di dalam perusahaan tapi juga leader (pemimpin-red) di dalam keluarga, komunitas yang lain. Seorang leader yang melayani bukan seorang leader yang memerintah,” jelasnya.
Dan kegiatan terakhir yakni pemberian penghargaan kepada Catharina Yusuf sebagai pembicara dalam Living Room Talk.
Dalam sesi ini peserta diminta untuk saling sharing (berbagi-red) apa saja yang saat ini dan sebelumnya menjadi badai masalah dalam meraih kebahagiaan bagi peserta. Setelah itu, akan diberi tips-tips untuk menyelesaikan masalah yang sebelumnya menjadi beban kebahagiaan mereka.
Selain itu, Ina menjelaskan acara itu juga merupakan lanjutan dari Living Room Talk yang telah dua kali digelar oleh Ladies Study. Pihaknya berencana akan menjadi kegiatan tersebut menjadi rutin setiap bulannya.
Hal tersebut karena Ina dan para sista melihat antusiasme perempuan Ladies Study yang cukup tinggi atas Living Room Talk Perempuan Bahagia.
“Living talk ini sudah kedua kalinya, kita masih uji coba bagaimana membuat acara ini benar-benar sesuai dengan ekspektasi semua. Jadi mungkin ada kekurangan kita mohon maaf, tapi itu tujuannya adalah untuk lebih mengakrabkan tidak ada sekat antara pembicara dan peserta,” pungkasnya.

Catharina Yusuf memuji langkah Ladies Study dalam menggelar Living Room Talk Perempuan Bahagia dengan menyatukan berbagai lintas agama dan menjangkau berbagai kelompok. Acara ini dimaknainya sebagai cara untuk membuat perempuan dapat terbuka mengenai perasaannya.
“Saya pikir visi misi dari pada pembinanya bagus sekali. Dengan adanya acara ini semua terbuka untuk saling bertanya dan itu merupakan satu kesempatan untuk mereka bisa menjelaskan satu dengan yang lain. Dengan demikian keributan antar agama mungkin bisa berkurang, itu sangat dibutuhkan oleh Indonesia,” jelasnya.
Dari kacamata Catharina Yusuf, Living Room Talk Perempuan Bahagia merupakan momentum yang penting untuk menguak apa yang tidak nampak dari luar seorang perempuan. Baik kondisi hatinya yang hancur, sehingga mereka memerlukan arti dalam mencari bahagia.
“Kebahagiaan itu sebetulnya tidak didapat dengan karena saya sudah menikah saya mendapatkan kebahagiaan dengan gratis. Kebahagiaan itu harus dipelajari harus dikejar harus diusahakan itu sebuah kebahagiaan. Semua orang mau berbahagia tapi dia tidak berusaha tidak mau sampai di situ,” tukasnya.











