Komandan Kodim Surakarta Kembali Santuni Warga Yaketuntra dan Griya PMI

oleh
Komandan Kodim 0735/Surakarta, Letkol Inf Devi Kristiono didampingi Sumartono Hadinoto bersilaturahmi dengan warga Yaketuntra | dok Yaketuntra

SOLO, MettaNEWS – Komandan Kodim 0735/Surakarta Letkol Inf Devi Kristiono berkunjung ke Griya PMI dan Yaketuntra (Yayasan Kesejahteraan Tunanetra) Solo, Rabu (8/12/2021). Kunjungan itu untuk memberi bantuan beras dan sembako kepada warga di kedua tempat penampungan warga kurang sejahtera itu.

“Saya membawa beras untuk Yaketuntra, kemudian untuk di Griya PMI beras dan sedikit sembako,” ujar Devi Kristiono kepada MettaNews. Bantuan itu, menurutnya, sebagai partisipasi Kodim untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Karena memang TNI tidak bisa dipisahkan dengan masyarakat. Dalam Delapan Wajib TNI, jelas kami diperintah untuk membantu mengatasi permasalahan di dalam masyarakat, ini kami implementasikan dalam tindakan-tindakan seperti ini. Sudah banyak kami berkunjung ke panti-panti asuhan. Di mana pun saya berdinas, saya akan terus berupaya membantu seperti ini,” jelasnya.

Kedatangan Komandan Kodim, diterima oleh Ketua Yaketuntra sekaligus CEO PMI Kota Solo, Sumartono Hadinoto yang menyambut gembira kunjungan tersebut.

Pak Devi ke Yaketuntra, kalau tidak salah sudah tiga kali ini. Kalau ke Griya PMI baru sekali. Warga Griya PMI dan Yaketuntra berbahagia mendapat perhatian dari Kodim, kiranya ini menjadi berkat yang bermanfaat untuk kita semua,” tutur Sumartono.

Sekadar catatan, Griya PMI Solo menampung dan mengurusi tidak kurang dari 200 gelandangan psikotik, atau lansia yang karena berbagai sebab terpisah dari keluarganya. Sedangkan Yaketuntra, merupakan satu-satunya yayasan yang mengurusi penderita cacat netra. Mereka diberi beragam keterampilan seperti kesenian, musik, kerajinan, pijat, dan lain-lain sehingga mampu survive seperti orang lain.

“Kalau di Yakentuntra ini memang anggotanya semakin berkurang. Kemungkinan, karena membaiknya kualitas kesehatan masyarakat, sudah semakin kecil angka kebutaan sejak lahir,” papar Sumartono.