SOLO, MettaNEWS – Wali Kota Solo Gibran Rakabuming tampak geram dengan adanya kasus pelecehan seksual anak dibawah umur oleh Donny Susanto, pelatih SKB (Sanggar Kartika Buana) Taekwondo.
Selain sebagai pendiri SKB Taekwondo Solo, Donny Susanto juga demisioner Ketua Pengurus Kota (Pengkot) Taekwondo Surakarta.
Dengan tegas Wali Kota Gibran mengintruksikan untuk menutup sementara waktu SKB Solo tersebut.
“Idealnya SKB itu tutup dulu. Sampai ada musyawarah kota (muskot). Saya sudah bilang Master Alex (Ketua Pengprov Taekwondo). Keadaannya seperti ini, segera pilih ketua pengkot yang baru,” tegasnya.
Orang nomor satu di Solo ini mengaku belum mengecek lokasi latihan Taekwondo tersebut.
“Ini langsung saya tindak lanjuti. Intinya saya sudah minta pengelola kota segera pilih ketua pengkot yang baru,” tegas Gibran.
Bapak dua anak ini menyayangkan kasus ini mengganggu konsentrasi anak-anak yang tengah bersiap untuk kompetisi.
“Bocah-bocah tidak mungkin menghentikan latihan. Kompetisi-kompetisi harus tetap jalan. Soale bocahe potensi kabeh,” tandasnya.
Sementara itu, Pemkot Solo juga telah menyiapkan pendampingan secara psikis pada para korban.
“Korban akan kita dampingi penuh. Kasus ini juga saya kawal. Ini jadi tanggung jawab kita,” ungkap Gibran.








