SOLO, MettaNEWS— Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) Putri Cempo kembali beroperasi mulai Selasa (15/9/2026). Namun, pembukaan fasilitas yang dikelola Perumda Air Minum Toya Wening Kota Surakarta tersebut masih menerapkan skema akses terbatas demi menjaga keselamatan kerja sekaligus mendukung proses pemulihan kawasan TPA Putri Cempo.
Pembukaan kembali IPLT Putri Cempo ditujukan bagi seluruh mitra kerja operasional pengangkut atau sedot tinja di wilayah Surakarta dan sekitarnya. Layanan tersebut mencakup penyedia program Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (L2T2) maupun Layanan Lumpur Tinja Tidak Terjadwal (L2T3).
Manajer Limbah Perumda Air Minum Toya Wening Kota Surakarta, Ir. Bayu Tunggul Pamilih, SP., mengatakan keputusan membuka kembali operasional IPLT dilakukan setelah pihaknya melakukan pengondisian serta evaluasi terhadap keamanan jalur yang akan dilalui armada di sekitar lokasi.
“Kami sampaikan kepada seluruh operator sedot tinja, baik program L2T2 maupun L2T3, bahwa mulai hari ini, Selasa 15 September 2026, operasional IPLT Putri Cempo sudah dapat dibuka kembali dengan akses terbatas,” kata Bayu.
Meski telah kembali dibuka, Bayu menekankan agar seluruh operator tetap berhati-hati ketika memasuki kawasan IPLT. Kondisi di sekitar TPA Putri Cempo masih membutuhkan kewaspadaan karena proses penanganan dan pemulihan kawasan masih berlangsung.
“Oleh karena itu, perlu kehati-hatian dalam memasuki area IPLT dengan tetap mewaspadai kondisi sekitar TPA Putri Cempo,” tegasnya.
Perumda Air Minum Toya Wening juga mengingatkan seluruh pengemudi, operator, dan petugas lapangan untuk memprioritaskan aspek keselamatan selama menjalankan aktivitas di kawasan tersebut.
Pertama, seluruh armada wajib mengikuti alur dan rambu lapangan yang telah ditentukan. Pengemudi maupun petugas harus mematuhi petunjuk lintasan yang diarahkan oleh petugas di lokasi.
Kedua, personel diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap pergerakan alat berat maupun armada penanganan pemadaman yang masih berada di sekitar kawasan TPA Putri Cempo.
Ketiga, seluruh teknisi dan operator diwajibkan menggunakan alat pelindung diri (APD) standar keselamatan selama bertugas.
Dengan diberlakukannya akses terbatas tersebut, Perumda Air Minum Toya Wening berharap aktivitas pelayanan pengolahan lumpur tinja dapat kembali berjalan secara bertahap tanpa mengabaikan keselamatan petugas maupun kondisi kawasan TPA.
Manajemen Perumda Air Minum Toya Wening Kota Surakarta juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh penyedia jasa mitra kerja atas pengertian, kesabaran, dan kerja sama selama masa penutupan sementara IPLT Putri Cempo.








