Emmanuela, Remaja Solo yang Bangga Berkebaya dan Siap Menginspirasi Indonesia

oleh
oleh
Emmanuela Kaylindie Elijah Christy, atau akrab disapa Ella siap mewakili Jawa Tengah dalam ajang Puteri Kebaya Indonesia 2025 | MettaNEWS / Puspita

SOLO, MettaNEWS — Emmanuela Kaylindie Elijah Christy, atau akrab disapa Ella, remaja asal Kota Solo berusia 15 tahun, tengah bersiap mewakili Jawa Tengah dalam ajang Puteri Kebaya Indonesia 2025 yang akan digelar di Surabaya bulan Juli nanti. Bukan sekadar lomba kecantikan, ajang ini menjadi ruang bagi Ella untuk menyuarakan misinya: menjadikan kebaya sebagai simbol kebanggaan remaja masa kini.

Perjalanan Ella dimulai saat mengikuti audisi Puteri Kebaya Jawa Tengah 2025 di Semarang. Ia bersaing di kategori remaja bersama peserta dari berbagai daerah di provinsi ini. Setelah melewati serangkaian tahap, mulai dari pemaparan pidato, uji wawasan tentang kebaya, hingga fashion show dalam berbagai gaya, Ella berhasil menyabet gelar First Runner Up.

“Aku bangga dan terharu, karena bisa mewakili Solo—kota kelahiranku yang kaya budaya,” ungkap Ella penuh semangat.

Kecintaan Ella pada kebaya bermula sejak kecil. Ia bahkan selalu menanti momen Hari Kartini hanya demi bisa mengenakan kebaya. Baginya, kebaya adalah lambang keanggunan dan nilai luhur perempuan Indonesia.

“Setiap memakai kebaya, rasanya seperti membawa sejarah dan identitas bangsa dalam setiap langkah,” ujarnya.

Tak berhenti di panggung kompetisi, Ella menggagas sebuah kampanye budaya bertajuk Remaja Bangga Berkebaya. Melalui program ini, ia ingin mengajak remaja Indonesia untuk mengenal sejarah kebaya dengan cara yang kekinian—menggabungkan unsur tradisi dan gaya modern yang cocok dipakai untuk hangout hingga konten media sosial.

“Berkebaya itu bisa tetap stylist kok! Kita bisa mix and match biar tetap keren, tapi tetap menjaga akar budaya,” jelasnya.

Ella sedang mempersiapkan diri untuk tampil di tingkat nasional. Ia akan membawakan delapan jenis kebaya: dari kebaya encim hingga urban. Dengan dukungan masyarakat, Ella berharap dapat membawa nama baik Jawa Tengah dan Solo di kancah nasional.

Namun bagi Ella, gelar ataupun menang bukanlah tujuan utama.

“Aku ingin remaja Indonesia sadar bahwa mencintai budaya sendiri itu bukan kuno. Justru membanggakan!” pungkasnya tegas.