SOLO, MettaNEWS –Dua Mahasiswa DKV FSRD, ISI Surakarta yakni Frian Abadi dan Savina Dwi Agnezya Wulandari meraih medali emas dalam Kejuaraan Pencak Silat Open Tournament Piala Panglima TNI 2026.
Keduanya merupakan anggota Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) ISI Surakarta. Frian, mahasiswa angkatan 2025, meraih juara pertama pada kategori tanding kelas C dewasa putra. Sementara Savina, mahasiswa angkatan 2023, menjadi juara pertama pada kategori tanding kelas C dewasa putri.
Kejuaraan tingkat nasional tersebut berlangsung selama tiga hari, Jumat hingga Minggu (11–13 September 2026), di GOR Indoor Manahan, Surakarta.
Tidak hanya Frian dan Savina, tim pencak silat ISI Surakarta juga mencatatkan prestasi melalui perolehan total empat medali emas dan tiga medali perunggu pada kategori dewasa.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa ISI Surakarta mampu mengembangkan prestasi nonakademik di tengah kesibukan menempuh pendidikan sesuai bidang keilmuan masing-masing.
Persiapan Fisik dan Mental Jadi Kunci
Savina mengungkapkan, persiapan sebelum mengikuti kejuaraan dilakukan melalui latihan fisik secara rutin, penguatan mental, pengaturan pola makan, serta menjaga waktu istirahat.
Latihan dijalani dua hingga tiga kali dalam sepekan untuk menjaga kondisi tubuh dan mempersiapkan diri menghadapi persaingan di arena pertandingan.
Persiapan tersebut menjadi bagian penting untuk menjaga konsistensi penampilan selama kejuaraan. Selain kemampuan teknik, kesiapan fisik dan mental turut menentukan performa atlet ketika berhadapan dengan lawan.
Prestasi para atlet ISI Surakarta juga tidak terlepas dari bimbingan pelatih Asruri Nur Ichsan serta dukungan dosen pembimbing dan pembina UKM Pencak Silat, Eko Wahyu Prihantoro.
Eko mengatakan, keberhasilan tim merupakan hasil dari kedisiplinan dan kerja keras para atlet selama menjalani latihan.
“Prestasi ini adalah hasil nyata dari disiplin tinggi, kerja keras, dan dedikasi penuh anak-anak selama masa persiapan di bawah arahan pelatih Asruri Nur Ichsan,” ungkap Eko.
Tim ISI Surakarta Bawa Pulang 4 Emas dan 3 Perunggu
Dalam kejuaraan tersebut, tim ISI Surakarta meraih empat medali emas melalui sejumlah kategori pertandingan.
Perolehan medali emas diraih Frian Abadi dari Program Studi DKV pada kategori tanding kelas C dewasa putra. Emas berikutnya disumbangkan Aisdiansyah Ardy Ibrahim dari Program Studi Senjata Tradisional Keris melalui kategori tanding kelas C dewasa putra dan seni tunggal dewasa.
Sementara itu, Savina Dwi Agnezya Wulandari dari Program Studi DKV menyumbangkan emas pada kategori tanding kelas C dewasa putri.
Adapun tiga medali perunggu diraih Adi Dwi Permana dari Program Studi Seni Karawitan pada kategori solo kreatif dewasa putra, Fadilla Nanda Pramesinta dari Program Studi Seni Tari pada kategori solo kreatif dewasa putri, serta Ilham Meirizal Pratama dari Program Studi Seni Murni pada kategori tanding kelas D dewasa putra.
Dengan hasil tersebut, tim ISI Surakarta berhasil mengoleksi tujuh medali, terdiri atas empat emas dan tiga perunggu.
Persembahkan Prestasi untuk Almamater
Frian Abadi mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tim dalam kejuaraan tingkat nasional tersebut. Ia menyebut raihan medali menjadi hasil dari kerja bersama seluruh atlet, pelatih, dan pihak kampus yang memberikan dukungan selama persiapan hingga pertandingan.
“Mewakili seluruh teman-teman tim, kami sangat bersyukur atas perolehan empat emas dan tiga perunggu ini. Kemenangan ini kami persembahkan untuk almamater tercinta, ISI Surakarta,” ujar Frian.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pelatih, dosen pembimbing, serta pihak kampus yang mendukung perjuangan para atlet.
Menurutnya, persaingan dalam kejuaraan tersebut menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi untuk meningkatkan kemampuan melalui latihan yang lebih intensif.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pelatih, dosen pembimbing, serta pihak kampus yang telah memberikan dukungan penuh kepada kami sejak masa persiapan hingga pertandingan selesai. Kompetisi ini sangat kompetitif, dan medali ini memotivasi kami untuk terus berlatih lebih keras lagi ke depannya,” ungkapnya.
Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa pengembangan potensi mahasiswa dapat berjalan beriringan antara bidang akademik, seni, dan olahraga. Raihan medali di Piala Panglima TNI 2026 diharapkan dapat memotivasi mahasiswa ISI Surakarta lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan dan mengharumkan nama almamater melalui berbagai bidang prestasi.








