SOLO, MettaNEWS – RSUD Dr. Moewardi Surakarta menggelar Live Surgery Otology dengan menghadirkan pakar internasional dari Malaysia untuk meningkatkan kompetensi tenaga medis dalam menangani kasus bedah telinga kompleks. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana transfer ilmu dan teknologi kedokteran serta penguatan kerja sama internasional di bidang kesehatan.
Kegiatan yang berlangsung di Instalasi Bedah Sentral (IBS) RSUD Dr. Moewardi pada Selasa (6/10/2026) tersebut menghadirkan Prof. Dr. Tang Ing Ping dari Universiti Malaysia Sarawak, Malaysia. Turut hadir pakar otologi dari RSUP Fatmawati, dr. Diana Rosalina, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp. Oto.(K).
Dalam kegiatan tersebut, tim medis melakukan penanganan kasus inverted papilloma, yakni tumor yang dalam kasus ini telah meluas hingga ke bagian dalam telinga. Kondisi tumor yang melibatkan kedua telinga itu menyebabkan gangguan pendengaran berat serta kelumpuhan pada sisi kanan wajah akibat keterlibatan saraf wajah.
Penanganan kasus tersebut membutuhkan pemahaman anatomi yang mendalam, ketepatan teknik pembedahan, serta perencanaan operasi yang komprehensif untuk meminimalkan risiko komplikasi.
Dokter spesialis THT-BKL subspesialis otologi RSUD Dr. Moewardi, Dr. dr. Hadi Sudrajad, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp. Oto.(K), M.Si. Med., dan Dr. dr. Dewi Pratiwi, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp. Oto.(K), M.Kes., turut menjadi bagian dari tim operasi.
Keterlibatan para dokter tersebut menjadi bagian dari upaya transfer pengetahuan dan keterampilan, sekaligus mendukung pengembangan layanan bedah telinga di rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah itu.
Jadi Sarana Pembelajaran Dokter Spesialis
Melalui kegiatan Live Surgery Otology, para dokter spesialis THT-BKL berkesempatan mempelajari secara langsung teknik pembedahan, strategi pengambilan keputusan klinis, serta tantangan dalam menangani kasus otologi kompleks.
Kegiatan juga disiarkan secara daring melalui platform Zoom sehingga dapat dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran interaktif. Selain teknik operatif, peserta mendapatkan wawasan mengenai keselamatan pasien dan upaya pencegahan komplikasi selama tindakan pembedahan.
RSUD Dr. Moewardi memastikan keselamatan pasien menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Seluruh prosedur dilakukan dengan memperhatikan standar pelayanan medis, etika kedokteran, serta perlindungan privasi dan kerahasiaan informasi pasien.
Direktur RSUD Dr. Moewardi, Yunita Dyah Suminar, SKM., M.Sc., M.Si., mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen rumah sakit untuk terus meningkatkan kompetensi tenaga medis melalui kolaborasi dengan pakar internasional.
“Kegiatan Live Surgery Otology ini juga menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus meningkatkan kompetensi tenaga medis dan mengembangkan layanan melalui kolaborasi dengan pakar internasional,” kata Yunita, Jumat (9/10/2026).
Perkuat Layanan Bedah Telinga
Menurut Yunita, kolaborasi dengan pakar internasional diharapkan dapat memperkuat kemampuan tenaga medis dalam menangani kasus otologi yang membutuhkan keahlian khusus. Transfer ilmu dan teknologi kedokteran juga menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan mutu pelayanan Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala Leher (THT-BKL).
“Kami berharap transfer ilmu dan teknologi kedokteran ini dapat memperkuat kemampuan tenaga medis dalam menangani kasus otologi kompleks, dengan tetap mengutamakan keselamatan pasien dan mutu pelayanan,” jelasnya.
Melalui kegiatan tersebut, RSUD Dr. Moewardi berharap pengembangan kompetensi dokter spesialis dapat berlangsung secara berkelanjutan. Dengan demikian, kemampuan penanganan kasus bedah telinga yang kompleks semakin meningkat dan masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang optimal, aman, serta berkualitas.








