SOLO, MettaNEWS – Prajurit Satuan Jajaran Brigif 6/TSB/2 Kostrad, Pratu Danu Ahmad Sholihin, prajurit Yonif 411/Pandawa, meraih Juara 1 Kelas D Tanding Prestasi TNI-Polri dalam Open Tournament Pencak Silat Piala Panglima TNI.
Kejuaraan tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI Tahun 2026 dan menjadi ajang adu kemampuan para pesilat dari unsur TNI dan Polri.
Rangkaian turnamen resmi ditutup pada Minggu (13/9/2026) dalam acara yang diselenggarakan Korem 074/Warastratama dan dipimpin Pangdam IV/Diponegoro.
Penutupan turut dihadiri unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, KONI, IPSI serta berbagai unsur terkait lainnya.
Kemenangan Pratu Danu mendapat apresiasi dari Danbrigif 6/TSB Kolonel Inf Fajar Akhirudin, S.I.P., M.Si. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan buah dari kerja keras, kedisiplinan dan semangat pantang menyerah yang ditunjukkan prajurit dalam menjalani latihan.
“Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras, disiplin dan semangat pantang menyerah dalam berlatih. Saya mengapresiasi keberhasilan Pratu Danu Ahmad Sholihin yang telah mampu memberikan hasil terbaik sekaligus membawa nama baik satuan,” ungkap Danbrigif.
Ia berharap keberhasilan tersebut tidak membuat Pratu Danu maupun prajurit lainnya cepat berpuas diri. Sebaliknya, prestasi tersebut harus menjadi pemacu untuk terus meningkatkan kemampuan dan berani menghadapi persaingan di berbagai kejuaraan.
“Jadikan prestasi ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan memacu prajurit lainnya agar berani berkompetisi serta berprestasi,” tegasnya.
Menurut Danbrigif, kemenangan tersebut juga menjadi momentum untuk terus mengembangkan potensi prajurit, khususnya dalam bidang olahraga bela diri.
Keberhasilan Pratu Danu sekaligus menjadi bukti bahwa semangat juang, disiplin dan kerja keras yang tertanam dalam diri prajurit dapat diwujudkan melalui prestasi di arena pertandingan.
Prestasi tersebut turut mengharumkan nama Yonif 411/Pandawa, Brigif 6/TSB, Kostrad dan TNI.
Dengan raihan tersebut, Pratu Danu diharapkan terus menjaga semangat latihan dan menjadikan gelar juara Piala Panglima TNI sebagai pijakan untuk meraih prestasi yang lebih tinggi pada kejuaraan berikutnya.








