Dosen DKV ISI Surakarta Jadi Juri Seleksi Cerita Bergambar Lomba Seni Siswa Nasional

oleh
oleh
DKV ISI Surakarta mengirimkan 3 dosen untuk menjadi juri lomba seni nasional tingkat SD | dok DKV ISI Surakarta

SRAGEN, MettaNEWS – Bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian pada masyarakat lewat event Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional atau disebut FLS2N 2022 ini, melalui pengiriman 3 (tiga) dosen Prodi DKV FSRD ISI Surakarta sebagai juri mata lomba Cerita Bergambar tingkat SD se Kabupaten Sragen. 

Ketiga dosen DKV tersebut yakni Rendya Adi Kurniawan, Basnendar H, dan Ipung Kurniawan Yunianto melalui pengamatan dan seleksi penilaian, Selasa (19/7/2022) dimana karya yang dihasilkan peserta berjumlah 19 karya sebagai wakil dari tiap kecamatan di wilayah Kabupaten Sragen. 

Salah seorang juri, Ipung Kurniawan Yunianto menjelaskan, goresan dan pewarnaan, serta ide yang diangkat sesuai tema lomba seputar aktivitas liburan setelah pasca pandemi ini direspons oleh peserta siswa SD dengan beragam teknik dan ide yang menarik. 

“Program Kemendikbudristek ini dalam rangka meningkatkan prestasi peserta didik di bidang seni bahasa dan literasi yaitu penyelenggaraan kegiatan FLS2N, dimana pelaksanaan jenjang SD tahun 2022 berupaya untuk dapat menghasilkan anak-anak berprestasi  di bidang Seni dan mampu berdaya saing nasional maupun global,” ujar Ipung.

Lomba dilakukan secara on the dpot di SD SBI Karangmalang, Sragen bersama dengan mata lomba lainnya, macapat, seni kriya, seni tari, dan jenis lomba lainnya. 

“Melalui FLS2N ini diharapkan dapat  menjadi ruang atmosfer lomba yang sehat dan bertumbuh  dalam budaya yang silih asih dan asuh. Dukungan segenap pihak  sangat diperlukan dalam menyiapkan peserta didik menjadi  generasi bangsa yang kelak turut andil dalam kemajuan Indonesia,” terang Ipung. 

Pemenang lomba ini akan mewakili Kabupaten Sragen untuk bertanding di tingkat provinsi Jawa Tengah nantinya. 

“Lomba yang mengasah kreativitas seperti ini perlu digalakkan agar potensi siswa SD lebih meningkat dan tentunya sebagai wadah menuangkan ekspresi sekaligus untuk meraih prestasi,” pungkas Ipung.