Besok Dilaunching, Transformasi Parkir Surakarta Hadirkan QRIS dan E-Parkir

oleh
oleh
Parkir
Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo menggembok motor yang terparkir di Jalan Bhayangkara, Penumping, Sriwedari, Laweyan, Selasa (4/10/2022) | Foto: Instagram @visit.surakarta

SOLO, MettaNEWS — Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) akan meluncurkan Transformasi Parkir Kota Surakarta pada Jumat (18/9/2026).

Peluncuran tersebut akan digelar di Kantor Dinas Perhubungan Kota Surakarta dan dijadwalkan dihadiri langsung oleh Wali Kota Surakarta Respati Ardi.

Transformasi perparkiran tersebut ditandai dengan sejumlah perubahan, mulai dari penggunaan seragam atau rompi baru bagi petugas parkir hingga penerapan pembayaran retribusi parkir secara tunai dan non tunai berbasis QRIS.

Dalam rangkaian launching, Respati akan melakukan penggantian seragam parkir lama dengan seragam baru kepada petugas. Selain itu, Wali Kota juga akan menyematkan atau mengalungkan QRIS Statis kepada petugas parkir sebagai bagian dari penerapan sistem pembayaran digital.

Tak hanya QRIS, petugas parkir juga akan menerima perangkat EDC E-Parkir Netzme untuk mendukung proses pembayaran retribusi parkir secara non tunai.

Setelah rangkaian peluncuran tersebut, Respati dijadwalkan memberikan sosialisasi sekaligus arahan kepada para petugas parkir mengenai transformasi sistem perparkiran di Kota Surakarta.

Arahan tersebut akan didampingi oleh Satgas Terpadu Kota Surakarta guna memastikan para petugas memahami perubahan mekanisme pelayanan dan pembayaran retribusi parkir.

Agenda pengarahan kepada petugas parkir dijadwalkan berlangsung setelah Respati memberangkatkan kegiatan Dishub Run.

Transformasi Parkir Kota Surakarta ini menjadi bagian dari langkah Pemkot Surakarta melalui Dinas Perhubungan untuk mendorong peningkatan kualitas pelayanan perparkiran.

Penerapan pembayaran retribusi secara tunai maupun non tunai diharapkan memberikan pilihan yang lebih fleksibel bagi masyarakat sekaligus mendukung proses digitalisasi dalam pelayanan publik.

Melalui penerapan QRIS Statis dan perangkat EDC E-Parkir Netzme, sistem pembayaran parkir diharapkan dapat menyesuaikan dengan perkembangan transaksi digital yang semakin luas digunakan masyarakat.

Launching Transformasi Parkir Kota Surakarta sekaligus menjadi penanda dimulainya penerapan sejumlah perubahan dalam layanan perparkiran, baik dari sisi identitas petugas maupun mekanisme pembayaran retribusi.