SOLO, MettaNEWS – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surakarta memberikan apresiasi kepada 146 pendonor yang telah mendonorkan darah lebih dari 100 kali dalam penutupan Solo Red Cross Festival 2026 di Solo Paragon Mall, Kamis (17/9/2026).
Penghargaan tersebut diberikan melalui agenda Temu Donor 100 Kali, yang menjadi salah satu rangkaian utama penutupan festival dalam rangka memperingati HUT PMI ke-81.
Kegiatan yang berlangsung selama 15–17 September 2026 itu menjadi momentum bagi PMI Kota Surakarta untuk memperkenalkan berbagai layanan kemanusiaan sekaligus mengajak masyarakat memperkuat kepedulian dan solidaritas melalui aksi nyata.
Temu Donor 100 Kali dihadiri para pendonor yang telah secara konsisten menyumbangkan darah, jajaran Pengurus PMI Kota Surakarta, serta perwakilan Pemerintah Kota Surakarta.
Dalam kesempatan tersebut, PMI Kota Surakarta menyerahkan piagam penghargaan kepada para pendonor yang telah melakukan donor darah lebih dari 100 kali.
Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi para pendonor dalam mendukung pelayanan darah. Kontribusi mereka menjadi bagian penting dalam menjaga ketersediaan darah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Selain kepada pendonor, PMI Kota Surakarta juga memberikan penghargaan kepada sejumlah karyawan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam menjalankan tugas serta pelayanan kemanusiaan.
Acara penutupan diawali dengan pemotongan tumpeng secara simbolis sebagai bagian dari peringatan HUT PMI ke-81 sekaligus ungkapan syukur atas terselenggaranya Solo Red Cross Festival 2026.
Edukasi P3K hingga Layanan Ambulans
Sebelum agenda Temu Donor 100 Kali, rangkaian kegiatan hari terakhir diawali dengan Workshop Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) dan kegawatdaruratan.
Workshop tersebut menghadirkan dr. Fionalita dan dr. Nann Zahroh sebagai narasumber. Peserta mendapatkan pengetahuan mengenai langkah-langkah pertolongan pertama hingga penanganan kondisi kegawatdaruratan.
Antusiasme peserta terlihat dalam sesi tanya jawab. Berbagai pertanyaan disampaikan kepada narasumber sehingga workshop berlangsung interaktif dan peserta dapat memperdalam pemahaman mengenai materi yang diberikan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi aplikasi layanan ambulans PMI yang disampaikan Riki Mirzam Abdurrozaq.
Melalui sosialisasi tersebut, masyarakat mendapatkan informasi mengenai layanan ambulans PMI sekaligus pemanfaatan aplikasi sebagai sarana untuk mengakses layanan tersebut.
Pada hari terakhir festival, PMI Kota Surakarta juga tetap membuka layanan donor darah massal mulai pukul 10.00 hingga 16.00 WIB. Donor darah menjadi salah satu bentuk keterlibatan langsung masyarakat dalam mendukung pelayanan kemanusiaan PMI.
Ditutup Doorprize dan Hiburan
Penutupan Solo Red Cross Festival 2026 semakin meriah dengan pembagian doorprize dan hadiah bagi para pendonor melalui undian spin wheel.
Hadiah tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus hiburan bagi masyarakat yang telah berpartisipasi dalam kegiatan donor darah selama festival berlangsung.
Selain itu, PMI Kota Surakarta juga menyerahkan hadiah kepada para pemenang Lomba Cerdas Cermat Wira dan Madya yang digelar pada 16 September 2026.
Rangkaian festival kemudian ditutup dengan penampilan hiburan dari Onni and Friends.
Selama tiga hari, Solo Red Cross Festival 2026 memadukan kegiatan edukasi, pelayanan kemanusiaan, apresiasi, dan hiburan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana bagi PMI Kota Surakarta untuk lebih mendekatkan berbagai layanan kemanusiaan kepada masyarakat.
Melalui momentum HUT PMI ke-81, PMI Kota Surakarta mendorong semangat kepedulian dan solidaritas masyarakat agar terus tumbuh, termasuk melalui partisipasi dalam donor darah dan berbagai aksi kemanusiaan lainnya.








