Buka Munas XVII Hipmi, Presiden Jokowi Ingatkan Semua Pihak Hati-hati Keluarkan Kebijakan Hadapi Resesi Dunia

oleh
oleh
Presiden Joko Widodo menyampaikan sambutan pada Pembukaan Munas XVII Hipmi di Solo, Senin (21/11/2022) | MettanEWS / Puspita

SOLO, MettaNEWS – Membuka Musyawarah Nasional XVII Himpunan Pengusaha Indonesia (Hipmi), Senin (21/11/2022) Presiden Joko Widodo mengingatkan pada jajaran menteri dan semua pengusaha yang tergabung dalam Hipmi untuk berhati-hati membuat kebijakan.

“Prediksi resesi global, gonjang ganjing ekonomi dunia akan berimbas pada kita. Maka strateginya harus bener. Hati-hati membuat kebijakan, kalau salah sedikit bisa berdarah-darah,” tegas Presiden dihadapan ribuan peserta Munas Hipmi 2022.

Presiden mengatakan neraca perdagangan Indonesia dalam 30 bulan berturut-turut selalu surplus. Yang berarti masih banyak pasar yang menerima produksi dalam negeri.

“Negara lain tidak seperti ini. Urusan BBM, urusan pangan semua negara di dunia pusing apalagi kenaikan harganya bisa 30-50 persen. Kita masih bisa stabilkan harga,” tandasnya.

Menurut Presiden Jokowi dalam kondisi perekonomian dunia yang rentan ini kebijakan yang tepat bisa mengurangi dampak.

“Hati-hati membuat kebijakan dalam posisi rentan seperti ini. Jangan keliru, jangan salah utamanya yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak,” tukas Presiden.

Sebelum membuka Munas Hipmi, Presiden Jokowi menyempatkan diri untuk mengunjungi pasar tradisional, Pasar Malangjiwan.

“Tadi pagi saya ke Boyolali, saya ke pasar, saya cek harga-harga biar dapat feeling nya agar tidak keliru buat kebijakan,” kata Presiden.

Meskipun kondisi dunia terancam resesi pada tahun 2023, Presiden Jokowi menyampaikan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang positif.

“Kita baru saja menyelesaikan KTT G 20 di Bali. Kita berada di puncak pimpinan global. Itu sebuah kepercayaan yang tidak mudah kita peroleh,” tutur Presiden.

Presiden mengungkapkan mendapat kepercayaan global bukan hal yang mudah.

“Kenapa negara lain percaya pada kita? karena kita memang bisa dipercaya dan kongkrit, real menyajikan angka-angka. Ekonomi kita bagus bahkan diantara negara G20 kita termasuk yang terbaik. Pas kita menjadi tuan rumah G20 ekonomi kita pas bagus jadi pas semuanya,” pungkas Presiden Jokowi