Bersih-bersih Pura Mangkunegaran Bersama Komunitas Tionghoa Menyambut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili

oleh
Pura Mangkunegaran
Bersih-bersih Pura Mangkunegaran dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek 2577, Sabtu (14/2/2026) | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Perkumpulan Masyarakat Surakarta (PMS), Panitia Imlek Bersama melakukan tradisi bersih-bersih masyarakat Tionghoa menjelang perayaan Imlek 2577 Kongzili di Pura Mangkunegaran, Sabtu (14/2/2026).

Pelestarian tradisi ini melibatkan 100-an anggota komunitas Tionghoa dari Perhakkas (Perhimpunan Persaudaraan Hakka Surakarta), Majelis Agama Khonghucu INdonesia (MAKIN Solo),  Tien Kok Sie, Tri Pusaka dan Junior Chamber International (JCI) Solo.

Adipati Pura Mangkunegaran, KGPAA Mangkunegara X menyambut gelaran tradisi yang telah dilakukan sepanjang tiga tahun lamanya.

“Secara garis besar ini menyambut Tahun Baru Imlek selain dari pada itu kami dari Mangkunegaran percaya dan kami merayakannya. Ini bentuk kebersamaan yang menyenangkan bagi saya,” terangnya.

Tradisi bersih-bersih Pura Mangkunegaran baginya merupakan bentuk kebersamaan antar
lintas generasi, usia hingga latar belakang.

“Itu yang membuat Solo itu spesial, karena Solo kota yang sangat beragam dan kita saling menjaga, saling mengangkat satu sama lainnya.  Tentunya dari segala usia tidak sendiri-sendiri kita hidup berdampingan dengan manusia, dan lingkungan, dan hari ini kita bersih-bersih lingkungan sebagai bentuk hormat kepada lingkungan dan diri kita sendiri,” katanya.

Kegiatan bersih-bersih Pura Mangkunegaran mampu membawa kebahagiaan tersendiri. Tidak hanya bagi masyarakat Tionghoa, namun juga etnis lainnya yang ikut serta dalam kegiatan yang syarat akan makna toleransi ini.

“Teman-teman semua senang hari ini, orang tuanya juga senang, saya juga senang, semuanya senang. Tiap tahun akan rutin diadakan, kita lanjutkan terus dan semoga ke depannya bisa lebih rapi mungkin lebih luas lagi, kami terbuka bagi teman-teman yang mau ikut,” tukasnya.

Perwakilan Komunitas Tionghoa sekaligus Ketua Bidang Humas dan Teknologi Informasi PMS, Liliek Setiawan mengatakan kegiatan bersih-bersih Pura Mangkunegaran merupakan cara untuk membersihkan jiwa menyambut Tahun Baru Imlek.

“Satu event yang sejujurnya selalu kami tunggu-tunggu, kami semua merasa sangat dimuliakan oleh Kanjeng Gusti dan keluarga besar Pura Mangkunegaran. Tidak hanya diundang untuk melakukan tradisi bersih-bersih secara fisik tetapi sebetulnya kita diminta membersihkan jiwa kita,” kata Liliek.