Berpakaian Imlek, Siswa SD Warga Solo Pakai Baju Cheongsam hingga Changsan

oleh
Imlek sd warga
Ratusan siswa SD Warga Solo mengenakan pakaian Imlek merah menunggu pembagian kue keranjang, Kamis (19/1/2023) | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Ratusan siswa SD Warga Solo menyambut Tahun Baru Imlek 2574 dengan mengenakan baju tradisional Tionghoa berwarna merah. Ada yang memakai cheongsam, jibao maupun changsan.

Mereka semua mengikuti acara yang diselenggarakan pihak sekolah sebagai puncak Perayaan Imlek, Kamis (19/1/2023).

Kepala Sekolah SD Warga, Tri Agus mengatakan pihak sekolah mengizinkan untuk tidak memakai seragam di puncak lmlek ini. Ia membebaskan murid-muridnya untuk memakai pakaian tradisional Tionghoa maupun pakaian lainnya asal bernuansa Imlek atau berwarna merah.

“Pas perayaan Imlek anak-anak bebas memakai baju khas Tionghoa nuansa merah. Kalau ada pakaian cheongsam silakan dipakai atau yang lain kami bebaskan,” ujar Agus.

Tidak hanya berpakaian Imlek, adapula siswa yang merias dirinya bak perempuan Tionghoa. Pihak sekolah pun mengapresiasinya dengan menggelar fashion show.

“Kebanyakan ya mereka pakai baju Imlek jadi kami lombakan buat cari anak-anak pemenang,” ujarnya.

Pembagian Kue Keranjang SD Warga

Selain fashion show, pihak sekolah juga membagikan 600 kue kerangjang ke semua siswa kelas 1 sampai 6. Tujuan kegiatan ini yakni untuk mengajarkan kebersamaan dan kebahagiaan Imlek.

Kami memasang 600-an kue keranjang karena murid kami sekitar 430-an. Pembaginnya satu persatu mereka baris karena kita mengajarkan ketertibam dan kedisiplinan agar tidak uyel-uyelan. Sistem ini yang biasa kita terapin dari dulu, biar ga grudukan (bernondong-bondong,” kata dia.

Kegiatan ini jadi perayaan Imlek pertama setelah 2 tahun pandemi.

“2 tahun pandemi tidak ada acara seperti ini. Kalau sebelum pandemi berbagai acara kami adakan bervariasi pembagian kue keranjang dan angpao itu pasti,” terangnya.

Agus berharap Hari Tahun Baru Imlek 2023 dapat membawa berkah dan suka cita bagi semua.

“Harapan Imlek semua mendapat keberkahan karena ada suka cita dari anak-anak orang tua murid berbagi kebahagiaan bersama jangan lupa toleransi beragama tetap kita lakukan ini yang memaknai acara ini,” pungkasnya.