SOLO, MettaNEWS – Kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Putri Cempo mulai berdampak serius terhadap warga yang tinggal di sekitar lokasi. Asap kebakaran masuk ke rumah-rumah warga RW 039, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Solo, Kamis (3/9/2026).
Sekitar 70 warga dari RT 002 dan RT 003 kemudian dievakuasi ke Pendapa Kelurahan Mojosongo dan Pondok Boro untuk menghindari paparan asap.
Pantauan di lokasi sekitar pukul 13.00 WIB, warga dievakuasi menggunakan ambulans yang disiapkan petugas. Setibanya di lokasi pengungsian, mereka langsung menjalani pemeriksaan kesehatan oleh petugas gabungan.
Sejumlah warga bahkan harus mendapatkan bantuan oksigen karena mengalami sesak napas. Petugas kesehatan juga memberikan obat-obatan kepada warga yang membutuhkan.
Camat Jebres Daryono mengatakan asap kebakaran baru mulai masuk ke rumah warga pada Kamis siang. Kondisi tersebut berbeda dengan Rabu malam ketika asap belum masuk ke permukiman.
“Ini ada sekitar 70 orang yang sedang proses evakuasi. Mereka merupakan warga RT 002 dan RT 003 Kelurahan Mojosongo,” jelas Daryono.
Menurutnya, kelompok warga yang rentan menjadi prioritas dalam proses evakuasi. Lansia, balita, dan ibu hamil diarahkan ke lokasi pengungsian untuk mendapatkan tempat yang lebih aman.
“Kami bersama Dinas Kesehatan Kota Solo, puskesmas, dan relawan gabungan membantu evakuasi serta cek kesehatan warga,” ujarnya.
Warga Diperiksa, Kebutuhan Logistik Diinventarisasi
Selain melakukan evakuasi dan pemeriksaan kesehatan, petugas gabungan juga mulai menginventarisasi kebutuhan warga selama berada di tempat pengungsian.
Kebutuhan logistik disiapkan untuk memastikan warga tetap mendapatkan makanan dan kebutuhan dasar selama belum memungkinkan kembali ke rumah.
Pemerintah juga memastikan keamanan lingkungan permukiman yang ditinggalkan sementara oleh warga.
Daryono mengatakan unsur pemerintah bersama TNI, Polri, dan Linmas tetap disiagakan di lingkungan warga untuk menjaga keamanan.
“Keamanan insyaallah aman. Ini kita dari unsur pemerintah, TNI, Polri, Linmas, kita juga stay di lingkungan,” katanya.
Evakuasi dilakukan menyusul masuknya asap kebakaran TPA Putri Cempo ke kawasan permukiman. Kondisi angin yang berubah-ubah membuat arah asap juga berpotensi bergeser ke wilayah warga.
Pemerintah Kota Solo bersama petugas gabungan masih memantau perkembangan kebakaran sekaligus kondisi kesehatan warga terdampak.
Warga yang telah dievakuasi akan tetap berada di lokasi pengungsian sampai kondisi lingkungan dinilai cukup aman untuk kembali ke rumah.
Kebakaran TPA Putri Cempo sendiri masih dalam proses penanganan. Selain memastikan api dapat dikendalikan, pemerintah juga menghadapi tantangan berupa dampak asap terhadap permukiman di sekitar kawasan TPA.
Evakuasi puluhan warga menjadi langkah antisipasi untuk melindungi kelompok rentan sekaligus mencegah risiko kesehatan akibat paparan asap kebakaran.








