TPA Putri Cempo Solo Masih Terbakar Pagi Ini, Damkar Atasi Api di Blok B, C dan D 

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Putri Cempo, Mojosongo, Kecamatan Jebres, Solo, belum sepenuhnya padam. Sejumlah titik api masih berkobar di gunungan sampah hingga Kamis (3/9/2026) pagi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Solo, Herwin Tri Nugroho, mengatakan armada pemadam kebakaran masih disiagakan di lokasi untuk mengantisipasi munculnya kembali api.

“Pagi ini masih ada beberapa titik nyala api. Unit-unit Damkar masih standby semua,” kata Herwin, Kamis pagi.

Herwin mengungkapkan, titik api masih ditemukan di sejumlah blok TPA Putri Cempo. Api terpantau masih menyala di Blok B, Blok C, dan Blok D.

“Titik nyala api di Blok B, C dan D masih ada,” ungkapnya.

Kondisi angin yang cukup kencang di sekitar kawasan TPA juga menjadi salah satu tantangan dalam proses pemadaman. Tiupan angin membuat api berpotensi menjalar dan membakar bagian lain dari gunungan sampah.

“Anginnya juga masih kencang berhembus ya,” ujar Herwin.

21 Armada Damkar Dikerahkan

Besarnya kebakaran membuat upaya pemadaman melibatkan armada dari berbagai wilayah. Sebanyak 21 unit armada pemadam kebakaran dari wilayah Solo Raya diterjunkan ke TPA Putri Cempo.

Selain itu, terdapat 11 unit armada tangki air yang turut membantu proses pemadaman. Dua unit water cannon milik Polresta Solo juga dikerahkan untuk mendukung upaya memadamkan api.

Petugas hingga Kamis pagi masih melakukan penanganan di sejumlah titik yang mengeluarkan api maupun bara di gunungan sampah.

Water Bombing Jadi Opsi?

Di tengah upaya pemadaman yang masih berlangsung, muncul kembali opsi penggunaan metode water bombing untuk mengatasi kebakaran di TPA Putri Cempo.

Herwin mengatakan pihaknya masih memantau perkembangan proses pemadaman sebelum menentukan langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan menggunakan metode pemadaman dari udara tersebut.

“Coba nanti kita lihat ya,” imbuhnya.

Metode water bombing sebelumnya pernah digunakan untuk membantu memadamkan kebakaran TPA Putri Cempo pada 2023. Saat itu, pemadaman dilakukan dari udara menggunakan helikopter milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Dengan masih munculnya titik api di beberapa blok dan kondisi angin yang cukup kencang, petugas Damkar bersama unsur terkait masih bersiaga untuk mencegah kobaran api meluas ke gunungan sampah lainnya.