SOLO, MettaNEWS – Sekelompok pecinta budaya Indonesia menggagas hadirnya busana kebaya dalam banyak forum dan kesempatan. Salah satunya, menggelar aksi donor darah massal dengan berkebaya di Pura Mangkunegaran, pada Hari Donor Darah Internasional, 14 Juni 2022 mendatang.
“Kemarin tenun sudah diklaim Malaysia, kami tidak ingin kebaya sebagai busana nasional kita juga hilang atau diambil bangsa lain. Kita terus kampanyekan agar kebaya lebih dicintai dan lebih banyak dipakai pada berbagai kesempatan,” tutur Veve Safitri, aktivis di berbagai gerakan perempuan, di antaranya Perempuan Pemimpin Indonesia dan Perempuan Berkebaya Indonesia, Rabu (11/5/2022).
Veve bersama sejumlah aktivis lain, Rabu siang beraudiensi dengan KGPAA Mangkunegara X untuk mewujudkan gagasan itu. Menurut dia, menghadirkan event donor darah berkebaya akan selaras dengan Pura Mangkunegaran yang saat ini sedang menggalakkan wisata budaya.
“Belum tahu nanti bisa kita targetkan berapa, mungkin 300 atau 500. Tapi berapa pun, pasti akan bagus kalau kita bisa menghadirkan donor darah berkebaya di Pura Mangkunegaran. Mungkin nanti yang pria bisa mengenakan beskap. Ini baru rencana awal, masih akan kami bicarakan lagi, termasuk organisasi yang ikut mendukung. Saat ini baru sekitar 8 organisasi,” ujarnya.
Veve mengaku pihaknya belum mendapat jawaban resmi dari Mangkunegara X mengenai niat mengadakan aksi di Mangkunegaran. Namun, menurutnya ada respons positif dari Kanjeng Gusti, sebutan untuk Mangkunegara X.
Selain itu, PMI Surakarta juga sudah memberikan dukungan moril dan teknis. Bahkan, saat audiensi dengan Mangkunegara X pun, Sekretaris PMI Sumartono Hadinoto ikut hadir.
“Secara moril jelas kami mendukung aksi donor darah untuk kemanusiaan. Secara teknis, PMI Kota Solo ini mampu melayani kira-kira sampai 1.000 donor darah,” imbuh Sumartono Hadinoto.







