SOLO, MettaNEWS – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 PDI Perjuangan, DPC PDI Perjuangan Kota Surakarta menggelar aksi kemanusiaan donor darah yang dirangkai dengan agenda pelestarian lingkungan melalui kegiatan tanam pohon.
Kegiatan donor darah dilaksanakan di Graha Megawati Soekarnoputri, Kantor DPC PDIP Solo, Minggu (8/2/2026), sementara penanaman pohon dijadwalkan berlangsung pada 15 Februari 2026.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surakarta, Aria Bima, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan agar seluruh kader turun langsung memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
“Ini bagian dari rangkaian HUT ke-53 PDI Perjuangan yang dilaksanakan serentak se-Indonesia. Yang wajib sesuai instruksi DPP adalah kegiatan lingkungan melalui penanaman pohon, serta kegiatan kemanusiaan seperti donor darah,” tandas Aria Bima.
Dalam kegiatan donor darah tersebut, PDIP Solo menargetkan partisipasi masyarakat luas, tidak hanya kader partai.
Aria Bima menegaskan, donor darah ini bukan sekadar kegiatan seremonial. DPC PDIP Solo telah menyepakati kerja sama strategis dengan PMI Kota Surakarta untuk menggelar donor darah rutin setiap dua bulan sekali guna membantu memenuhi kebutuhan darah yang terus meningkat.
“Awalnya kami ingin tiga bulan sekali, tetapi karena kebutuhan darah di PMI sangat mendesak, akhirnya disepakati rutin dua bulan sekali. DPC PDIP Solo siap menjadi sumber resource darah bagi PMI Surakarta,” tegasnya.
Selain aksi kemanusiaan, PDIP Solo juga menyiapkan agenda penanaman 1.050 pohon sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan di tengah isu global climate change. Ribuan pohon tersebut terdiri dari 350 pohon mangga, 350 pohon kelengkeng, dan 350 pohon nangka.
“Kami ingin menunjukkan bahwa cinta tanah air itu ekspresinya bukan menebang pohon, tapi menanam pohon dan memperbaiki pori-pori bumi,” kata Aria Bima.
Penanaman pohon akan dimulai pada 15 Februari 2026 dengan titik awal di halaman Mako Brimob Mojo, dilanjutkan ke lima Pengurus Anak Cabang (PAC) PDIP di Kota Solo bersama warga setempat.
Bahkan, Aria Bima mengungkapkan visi jangka panjang PDIP Solo untuk menghijaukan Kota Surakarta.
“Lima tahun pertama kita ingin ada hutan di tengah kota Surakarta. Lima tahun berikutnya, ada kota di tengah hutan. Ini penting agar Solo menjadi kota penghasil oksigen di era perubahan iklim global,” ungkapnya.
Dalam kegiatan donor darah tersebut, turut hadir mantan Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, yang juga ikut menyumbangkan darahnya. Rudy menegaskan bahwa aksi donor darah merupakan bentuk konsistensi PDIP dalam kerja-kerja sosial kemanusiaan.
“Kami dari dulu konsisten mengadakan donor darah. Sebagai anggota partai, kami harus memberi contoh nyata kepada masyarakat,” ujar Rudy.
Melalui rangkaian kegiatan sosial, lingkungan, dan kemanusiaan ini, PDIP Solo berharap dapat memperkuat kepercayaan publik, khususnya generasi muda, terhadap peran partai politik sebagai pilar demokrasi yang benar-benar hadir dan bekerja untuk kepentingan rakyat.








