SOLO, Metta NEWS – Usai kebakaran yang melanda Pasar Mebel Ngemplak Gilingan, sekitar 25 kios yang berada di sisi utara pasar ludes terbakar, Pemerintah Kota Solo segera melakukan langkah koordinasi dengan mendata pemilik yang kiosnya terbakar.
Kepala Dinas Perdagangan Heru Sunardi yang langsung meninjau lokasi kebakaran Pasar Mebel Ngemplak mengatakan, besok Rabu (4/5/2022) pihaknya akan mengumpulkan pedagang yang kiosnya menjadi korban dalam kebakaran tersebut.
“Ini mau dipetakan sekitar 25 an kios yang ada di sini. Besok kita rencanakan mengumpulkan pedagang pemilik yang kiosnya terbakar,” tegas Heru.
Heru mengungkapkan meskipun masih dalam kondisi libur Lebaran pihaknya tetap akan mengumpulkan para pedagang yang menjadi korban untuk mencari langkah terdekat mengatasi kondisi tidak terduga ini.
“Besok bisa pinjam aula kelurahan atau di mana untuk kita merencanakan langkah-langkah kedepan untuk yang kiosnya terbakar,” ungkapnya.
Ketika dikonfirmasi perihal relokasi kios Pasar Mebel ke pasar darurat di bekas pasar darurat Pasar Legi yang sedianya akan dilakukan pada tanggal 10 Mei nanti, Heru belum mau menjawab hal tersebut.
“Kita jangan bicara relokasi dulu. Kita menumbuhkan semangat pedagang yang kiosnya terbakar ini dulu agar tabah. Ini musibah, tidak mudah mengatasi ini,” tandas Heru.
Heru menyebut pada pertemuan besok akan membahas secara bersama langkah-langkah yang bisa ditempuh agar pedagang bisa segera kembali berjualan usai libur ini.
“Kita carikan solusinya. Jangka pendek dengan pedagang pasca ini apa yang harus kita lakukan,” tambahnya.

Sementara itu, Lurah Pasar Mebel Ngemplak, Febrianto Budi Purnomo mengungkapkan, total kios yang terbakar di pasar sebelah utara ini sekitar 20 hingga 25 an kios.
“Pedagang kebanyakan belum ke sini karena hari ini libur, Minggu kemarin sudah tutup libur Lebaran,” ujarnya di lokasi kejadian, Selasa (3/5/2022).
Febrianto menyebut kios-kios di pasar ini digunakan untuk produksi sekaligus jualan oleh para pedagang.
“Kemarin ada rencana relokasi dan pedagang juga sudah setuju semua. Sebenarnya tanggal 10 mei akan pindah ke pasar darurat di bekas pasar darurat Pasar Legi,” pungkasnya.








