SEMARANG, MettaNEWS – Kontingen cabang olahraga bermotor Kota Surakarta mengantongi modal penting untuk menghadapi final race Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026 di Sirkuit Mijen, Semarang, Selasa (27/10/2026). Hasil Qualification Time Trial (QTT) menempatkan sejumlah pebalap Kota Bengawan pada posisi start strategis, termasuk Muhammad Yordan Badaru yang sukses mengamankan pole position di dua nomor perlombaan.
Berdasarkan daftar starting grid resmi seusai sesi kualifikasi pada Senin (26/10/2026), para pebalap Surakarta memiliki peluang untuk bersaing memperebutkan podium. Kontingen ini menargetkan minimal dua medali emas dari empat nomor yang diikuti.
Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Surakarta, Danung Prasetyo, menilai posisi start menjadi modal penting bagi para atlet untuk menghadapi persaingan di lintasan.
“Betul, grid depan tentunya jadi modal utama jelang final race,” ujar Danung seusai sesi QTT.
Empat pebalap yang menjadi andalan Surakarta yakni Muhammad Yordan Badaru atau Jordan, Satria Tegar Bijaksana, Agus Setyawan atau Agus Kempul, serta Krido Rizky Nugroho atau Rizki KN. Mereka akan berjuang dalam nomor beregu dan perorangan pada kelas Bebek Standar 150cc serta Bebek Tune Up (TU) 150cc.
Yordan Amankan Dua Pole Position
Hasil kualifikasi menunjukkan Muhammad Yordan Badaru menjadi salah satu andalan utama Surakarta. Pebalap dengan nomor start 04 tersebut berhasil mengamankan posisi terdepan atau pole position pada nomor Bebek Standar 150cc Beregu dan Bebek Standar 150cc Perorangan.
Pada Race 1, nomor Bebek Standar 150cc Beregu, Yordan akan memulai balapan dari Grid 1. Rekan setimnya, Satria Tegar Bijaksana dengan nomor start 14, menempati Grid 7.
Sementara pada Race 2, nomor Bebek Tune Up 150cc Beregu, Agus Setyawan akan memulai balapan dari Grid 7, sedangkan Krido Rizky Nugroho berada di Grid 10.
Di nomor perorangan, Yordan kembali mengunci Grid 1 pada Race 3 kelas Bebek Standar 150cc. Adapun pada Race 4 kelas Bebek Tune Up 150cc Perorangan, Agus Setyawan menempati Grid 6.
Susunan posisi tersebut menjadi bekal bagi tim pelatih dan mekanik untuk menyusun strategi menghadapi balapan penentuan. Posisi start yang menguntungkan diharapkan dapat dimaksimalkan sejak putaran awal, terutama dalam menjaga ritme dan menghindari persaingan ketat di tengah rombongan pebalap.
Mekanik Siapkan Motor, Target Dua Emas
Danung optimistis para pebalap Surakarta mampu memanfaatkan hasil kualifikasi untuk bersaing memperebutkan medali emas. Meski demikian, ia menyadari posisi start bukan satu-satunya faktor penentu karena konsistensi, strategi, dan kesiapan motor tetap berperan penting sepanjang balapan.
Tim mekanik pun telah melakukan persiapan maksimal untuk memastikan motor berada dalam kondisi optimal menjelang final race yang dijadwalkan berlangsung sebanyak 20 lap.
“Besok 20 lap final race. Mekanik sudah prepare motornya semaksimal mungkin. Kami mohon dukungan dan doa dari masyarakat Solo, biar besok hasilnya bisa melebihi target minimal dua emas,” pungkasnya.
Kontingen bermotor Surakarta kini bersiap menghadapi persaingan terakhir di Sirkuit Mijen. Dengan modal dua pole position yang diraih Yordan serta posisi start strategis di nomor lainnya, Kota Bengawan berharap mampu mengonversi hasil kualifikasi menjadi prestasi dan membawa pulang medali emas dari Porprov Jateng 2026.








