Dramatis! Tertinggal 0-2, Sepak Bola Solo Bangkit dan Singkirkan Karanganyar untuk Melaju ke Final Porprov Jateng 2026

oleh
oleh

SEMARANG, MettaNEWS – Tim sepak bola Kota Surakarta menunjukkan mental juara dengan membalikkan keadaan saat menghadapi Kabupaten Karanganyar pada semifinal Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026. Sempat tertinggal dua gol pada babak pertama, skuad Kota Bengawan bangkit menyamakan kedudukan menjadi 2-2 sebelum memastikan tiket final melalui kemenangan adu penalti dengan skor 3-1.

Pertandingan dramatis tersebut berlangsung di Lapangan Kick-off Arena POJ Semarang, Senin (26/10/2026). Hasil ini mengantarkan Surakarta ke partai puncak untuk menghadapi Kota Semarang, dengan peluang meraih gelar juara di cabang olahraga sepak bola.

Dua sosok menjadi kunci keberhasilan Surakarta. Nazriel Ilham Susanto tampil sebagai pembeda setelah masuk sebagai pemain pengganti pada babak kedua. Dia mencetak dua gol yang membawa Surakarta bangkit dari ketertinggalan 0-2 hingga memaksa pertandingan berlanjut ke adu penalti.

Di bawah mistar, penjaga gawang Arya Sheka Maulana menjadi pahlawan berikutnya. Dia berhasil menggagalkan tiga tendangan penalti pemain Karanganyar, membantu Surakarta menang 3-1 dalam babak penentuan tersebut.

Manajer tim sepak bola Surakarta, Rianto Ardi Nugroho, bersyukur atas perjuangan para pemainnya. Dia menilai pertandingan semifinal memang diprediksi berlangsung ketat karena kedua tim memiliki materi pemain dan kondisi fisik yang relatif berimbang.

“Alhamdulillah, meskipun anak-anak pada babak pertama tertinggal 0-2, mentalitas mereka dalam memperjuangkan kemenangan untuk Kota Surakarta ke babak final sangat luar biasa. Akhirnya, dengan mental yang lebih baik daripada lawan, kami bisa menyelesaikan pertandingan dengan baik dan menjadi pemenang,” ungkap Rianto kepada tim media KONI Surakarta.

Kebangkitan Surakarta tidak lepas dari kegigihan para pemain yang terus berusaha mengejar ketertinggalan. Kehadiran Ilham pada babak kedua memberikan pilihan serangan tambahan. Kecepatan dan kemampuan individunya mampu dimaksimalkan untuk membobol gawang Karanganyar dua kali.

Sementara itu, Arya Sheka menjalankan peran penting ketika pertandingan harus ditentukan lewat adu penalti. Keberhasilannya menggagalkan tiga tendangan lawan menjadi salah satu faktor penentu kemenangan Surakarta.

Jeda Final Kurang dari 24 Jam

Meski baru melewati semifinal yang menguras tenaga dan emosi, Surakarta tidak memiliki banyak waktu untuk merayakan kemenangan. Mereka dijadwalkan menghadapi Kota Semarang pada final dengan jeda pertandingan kurang dari 24 jam.

Rianto mengatakan, pemulihan kondisi fisik menjadi prioritas utama sebelum tim menentukan strategi untuk laga penentuan. Tim pelatih akan mengevaluasi kondisi terakhir pemain guna menyesuaikan susunan pemain dan pendekatan permainan.

“Untuk saat ini, kami fokus dulu pada pemulihan karena jeda menuju pertandingan final tidak sampai 24 jam. Setelah itu, kami akan melihat kondisi terakhir pemain dan mengatur persiapan untuk menghadapi Semarang,” jelasnya.

Surakarta sudah memiliki pengalaman menghadapi Semarang pada fase sebelumnya. Meski demikian, kekompakan dan kewaspadaan tetap menjadi aspek penting yang harus diperkuat agar tim dapat tampil maksimal pada partai puncak.

Keberhasilan menyingkirkan Karanganyar menjadi langkah penting bagi kontingen Kota Surakarta untuk mendekati target tertinggi di cabang olahraga sepak bola Porprov Jateng 2026.

Rianto menegaskan, timnya akan menghadapi final dengan tekad kuat untuk membawa pulang gelar juara.

“Cuma satu kata, juara!” pungkasnya.