Panjat Tebing Solo Raih Emas dan Perunggu di Porprov Jateng 2026

oleh
oleh

SEMARANG, MettaNEWS – Cabang olahraga (cabor) panjat tebing kontingen Kota Solo akhirnya membuka keran medali pada hari kedua Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah (Jateng) 2026.

Bertanding di kompleks Stadion Jatidiri, Semarang, Senin (26/10/2026), atlet panjat tebing Solo sukses menyumbangkan satu medali emas dan satu perunggu dari nomor speed world record (WR) perorangan putra dan putri.

Medali emas dipersembahkan Tsaniya Erna Kusumawati setelah mengalahkan atlet Kabupaten Purbalingga, Susan Nurhidayah, pada partai final nomor speed WR perorangan putri. Sementara itu, medali perunggu diraih Aeifhel Tri Andika dari nomor speed WR perorangan putra.

Manajer Tim Panjat Tebing Kota Solo, Muchammad Syadid Hidayatullah, mengaku bersyukur atas capaian tersebut. Menurut dia, hasil yang diraih para atlet sesuai dengan target yang telah ditetapkan kontingen Kota Solo, yakni meraih satu medali emas dari nomor speed WR perorangan.

“Alhamdulillah di babak final speed world record perorangan, kita mendapatkan satu emas. Ini sesuai target kami yang yakin bisa dapat satu medali emas,” tutur Syadid.

Dia menilai keberhasilan Tsaniya meraih medali emas tidak terlepas dari kemampuan teknik, kekuatan fisik, serta persiapan yang dijalani selama latihan. Tsaniya juga mendapatkan kesempatan berlatih di fasilitas Ciant di bawah Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

“Tsaniya (peraih emas) dari segi pemanjatan bagus. Teknik dan tenaganya dapat,” ujarnya.

Syadid mengatakan peluang panjat tebing Kota Solo untuk menambah koleksi medali masih terbuka. Pada Selasa (27/10/2026), atlet Solo dijadwalkan tampil di babak final pada empat nomor pertandingan.

“Besok kita ada empat nomor yang masuk babak final, semoga bisa menambah medali lagi,” paparnya.

Sekum KONI Solo Beri Uang Kaget Rp1 Juta

Keberhasilan panjat tebing membuka perolehan medali di Porprov Jateng 2026 turut mendapat apresiasi dari Sekretaris Umum (Sekum) KONI Kota Solo, Farimita Mawarta, yang hadir langsung di lokasi pertandingan.

Dia berharap medali emas dan perunggu dari nomor speed WR perorangan menjadi awal bagi panjat tebing untuk menyumbangkan lebih banyak medali bagi kontingen Kota Surakarta.

“Ini menjadi kebanggaan bagi KONI Kota Surakarta. Akhirnya panjat tebing pecah telur untuk medali emas. Semoga panjat tebing menjadi salah satu cabang olahraga penyumbang medali terbanyak bagi kontingen KONI Kota Surakarta,” tutur Farimita.

Sebagai bentuk apresiasi sekaligus penyemangat, Farimita juga memberikan uang kaget senilai Rp1 juta kepada atlet. Pemberian tersebut diharapkan dapat memotivasi para atlet untuk terus berlatih dan berjuang meraih prestasi dalam pertandingan berikutnya.

“Uang kaget ke atlet tadi kita kasih Rp1 juta untuk menyemangati supaya lebih giat berlatih. Teman-teman yang besok bertanding juga semakin semangat sehingga bisa mendapatkan emas. Saya ikhlas uang kaget saya habis kalau untuk teman-teman atlet dapat emas,” imbuhnya seraya tersenyum.

Farimita berpesan agar seluruh atlet Kota Solo tetap menjaga kondisi fisik dan semangat selama mengikuti pertandingan Porprov Jateng 2026. Dia menegaskan perjuangan atlet tetap patut mendapatkan apresiasi, terlepas dari hasil yang diraih di arena pertandingan.

Dengan raihan satu emas dan satu perunggu pada nomor speed WR perorangan, panjat tebing Kota Solo kini memiliki modal untuk menghadapi empat nomor final berikutnya. Kontingen berharap tambahan medali dapat diraih pada pertandingan Selasa (27/10/2026).