The Journey Festival Kuliner Hadir di Solo Paragon Mall 14-25 Oktober 2026, Bawa Kuliner Legend Viral dari Dalam dan Luar Negeri

oleh
oleh
Jangkrik Kuliner The Journey: Festival Kuliner Legend, Hits, dan Viral hadir di Solo Paragon Mall pada 14–25 Oktober 2026 | MettaNEWS / Puspita

SOLO, MettaNEWS – Jangkrik Kuliner hadirkan The Journey, Festival Kuliner Legend, Hits, dan Viral hadir di Solo Paragon Mall pada 14–25 Oktober 2026. Menghadirkan beragam tenant kuliner populer dari dalam dan luar negeri, festival yang digelar Jangkrik Kuliner ini menawarkan pengalaman mencicipi makanan yang sebelumnya belum pernah dibawa ke Kota Solo.

Rendi dari Jangkrik Kuliner mengatakan, Solo dipilih sebagai kota pertama untuk penyelenggaraan festival bertema The Journey karena memiliki hubungan historis yang kuat dengan perjalanan event kuliner Jangkrik. Antusiasme masyarakat Solo terhadap festival kuliner dinilai tetap terjaga dari tahun ke tahun.

“Ini merupakan event pertama Jangkrik dengan tema The Journey. Solo dipilih sebagai kota pertama untuk tema ini karena Jangkrik punya historical cukup panjang dalam menggelar event di Solo yang bisa dibilang dari tahun ke tahun selalu diminati oleh masyarakat Solo,” tutur Rendi.

Menurutnya, The Journey dirancang untuk menghadirkan pengalaman kuliner berbeda dengan membawa sejumlah tenant yang belum pernah berpartisipasi dalam festival Jangkrik di Solo. Pengunjung berkesempatan menikmati beragam pilihan makanan populer yang sebelumnya lebih banyak dikenal di kota-kota lain maupun melalui media sosial.

Sejumlah tenant yang meramaikan festival ini antara lain Sin Hwa dari Penang, Malaysia, Bittersweet by Najla, Bolen Tjihapit, Bolu Pisang Tjilaki, Loafjkt, Rumah Makan Padang Pagi Sore, Wong Liem Curry Puff dari Singapura, serta Korean Kopi.

Rendi menjelaskan, pemilihan tenant dilakukan dengan mempertimbangkan daya tarik kuliner yang sedang diminati masyarakat serta pengalaman baru yang dapat ditawarkan kepada pengunjung.

Beberapa tenant juga memiliki keunikan tersendiri, mulai dari kuliner khas mancanegara hingga merek yang populer di Jakarta dan daerah lainnya.

“Kami membawa suatu pengalaman baru untuk masyarakat Solo, yaitu makanan-makanan yang belum pernah ada sebelumnya di Kota Solo,” katanya.

Hadirkan Referensi Kuliner Baru

Selain menjadi destinasi wisata kuliner, The Journey diharapkan dapat menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengenal tren kuliner terbaru. Kehadiran tenant dari luar Solo juga diharapkan memberi inspirasi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal dalam mengembangkan bisnisnya.

Menurut Rendi, festival ini dapat menjadi kesempatan bagi pelaku kuliner lokal untuk melihat tren makanan yang sedang populer di kota-kota besar, khususnya Jakarta, serta kuliner yang tengah ramai diperbincangkan di media sosial.

“Kami berharap tenant-tenant yang kami bawa di sini bisa menarik minat masyarakat Solo maupun UMKM Solo untuk melihat apa yang sedang tren dan diterima, misalnya di media sosial atau di Jakarta,” ungkapnya.

Ia berharap pengalaman tersebut dapat memperkaya referensi kuliner masyarakat sekaligus membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk mendapatkan inspirasi dalam menciptakan produk yang sesuai dengan selera pasar.

Festival ini juga menjadi upaya Jangkrik Kuliner untuk terus menghadirkan konsep acara yang segar dan berbeda pada setiap penyelenggaraannya.

Berharap Kembali Hadir di Solo

Rendi berharap The Journey: Festival Kuliner Legend, Hits, dan Viral mendapatkan sambutan positif dari masyarakat selama berlangsung di Solo Paragon Mall.

Pengunjung tidak hanya dapat menikmati beragam makanan populer, tetapi juga merasakan langsung pilihan kuliner dari berbagai daerah dan negara yang belum tentu mudah dijumpai di Solo.

“Kami berharap masyarakat Solo bisa datang untuk mencoba, melihat, dan merasakan langsung kuliner-kuliner yang kami bawa dari luar Solo,” ujarnya.

Ia menambahkan, Jangkrik Kuliner ingin terus menghadirkan festival kuliner dengan pilihan tenant dan pengalaman yang berbeda agar masyarakat selalu memiliki alasan untuk kembali berkunjung.

“Harapannya, kami bisa terus datang ke Solo membawa festival kuliner yang fresh, yang baru, dengan pengalaman unik dan pengalaman baru yang berbeda dari kuliner-kuliner yang pernah kami bawa sebelumnya,” pungkas Rendi.