Libur Idul Adha, KA Batara Kresna Layani 1.232 Penumpang Rute Solo–Wonogiri

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS — Memasuki libur panjang Idul Adha 1447 H yang bertepatan dengan cuti bersama, Kamis (28/5/2026), KA Batara Kresna mencatat tingginya mobilitas penumpang dengan total 1.232 pelanggan yang naik dan turun di sepanjang rute Solo–Wonogiri.

Manajer Humas KAI Daerah Operasi 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan jumlah tersebut terdiri dari 616 penumpang berangkat dan 616 penumpang tiba di berbagai stasiun pelayanan KA Batara Kresna.

“KA Batara Kresna hari ini melayani total 1.232 penumpang. Angka ini menunjukkan tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api pada momen libur nasional dan cuti bersama Idul Adha,” terang Feni.

Ia menjelaskan, KA Batara Kresna yang melayani rute Purwosari (Solo)–Wonogiri PP tidak hanya menjadi moda transportasi harian masyarakat, tetapi juga kereta perintis yang menjadi alternatif perjalanan cepat, murah, dan nyaman di tengah kepadatan lalu lintas darat.

Selain fungsi mobilitas, KA Batara Kresna juga menawarkan pengalaman perjalanan yang unik karena melintasi kawasan heritage dan pusat budaya Jawa di Kota Solo. Jalur kereta yang melewati ruas jalan utama kota menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi wisatawan.

“Perjalanan dengan KA Batara Kresna memberikan pengalaman otentik karena melintasi kawasan kota dan budaya Solo, bahkan sebagian jalurnya berada di tengah jalan raya. Ini menjadi atraksi tersendiri bagi penumpang,” jelasnya.

Berdasarkan data, Stasiun Wonogiri menjadi titik dengan volume tertinggi dengan 248 penumpang naik dan 290 penumpang turun. Disusul Stasiun Purwosari dengan 260 penumpang naik dan 249 penumpang turun.

Sementara itu, Stasiun Sukoharjo melayani 54 penumpang naik dan 32 penumpang turun, Stasiun Solokota 39 penumpang naik dan 41 penumpang turun, serta Stasiun Pasarnguter 15 penumpang naik dan 4 penumpang turun.

KAI Daop 6 Yogyakarta menegaskan bahwa KA Batara Kresna berperan penting sebagai jembatan konektivitas antarwilayah yang mendukung akses ke destinasi unggulan serta pemerataan ekonomi lokal.

Ke depan, KAI Daop 6 akan terus melakukan evaluasi dan peningkatan layanan, mulai dari pengembangan waktu tempuh, kualitas sarana, hingga kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menghadirkan layanan transportasi publik yang aman, lancar, dan tepat waktu.