SOLO, MettaNEWS – Tren olahraga HYROX mulai diperkenalkan lebih luas kepada masyarakat Kota Solo melalui event Hybrid Race & Rave 2026 yang digelar Grand Onyx Fitnes Centre di Solo Paragon Lifestyle Mall.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 14-16 Agustus 2026, tersebut menjadi momentum Grand Onyx Solo Paragon untuk mengenalkan konsep latihan HYROX sekaligus memperkenalkan program HYROX kepada masyarakat.
Hybrid Race & Rave 2026 ini juga menjadi puncak perayaan 2 tahun Grand Onyx.
HYROX merupakan konsep olahraga yang memadukan latihan kekuatan atau strength, stamina, daya tahan, serta gerakan fungsional seperti berlari, mendorong, menarik, mengangkat beban hingga latihan menggunakan mesin seperti rowing.
Manager Grand Onyx Solo Paragon Lifestyle Mall, Ivan Juniarto Kuswardi, mengatakan Hybrid Race & Rave 2026 digelar untuk memperkenalkan olahraga HYROX kepada warga Solo yang selama ini mungkin belum familiar dengan jenis latihan tersebut.
“HYROX Race itu sudah booming di Indonesia maupun luar negeri. Kami ingin warga Solo juga bisa merasakan. Mungkin tidak secara menyeluruh langsung, jadi kami perkenalkan dulu beberapa exercise-nya supaya warga Solo tahu cara memakai alat, merasakan sensasinya, dan mengetahui manfaatnya,” kata Ivan.
Menurut dia, event tersebut sekaligus menjadi momentum peluncuran program HYROX di Grand Onyx Solo Paragon. Grand Onyx juga telah menjadi official affiliate HYROX sehingga masyarakat Solo nantinya dapat mengikuti program latihan dengan standar olahraga tersebut.
Ivan menjelaskan, konsep HYROX terbilang inklusif karena menggabungkan berbagai jenis latihan. Mereka yang menyukai olahraga lari, gym maupun latihan kekuatan dapat mencoba konsep tersebut.
“Di HYROX kita menggabungkan latihan strength atau kekuatan dengan stamina dan ketahanan. Ada lari, angkat beban, dorong, tarik. Jadi lebih inklusif, latihannya fun, tetapi tetap serius karena ada unsur stamina dan ketahanan,” ujarnya.
Hybrid Race & Rave 2026 mengusung semangat “Move. Connect. Recharge.” Selain menjadi ajang olahraga, kegiatan ini dirancang sebagai ruang bagi masyarakat untuk melihat secara langsung sekaligus mencoba berbagai peralatan yang digunakan dalam latihan HYROX.
Peralatan yang diperkenalkan mencakup latihan untuk tubuh bagian bawah hingga tubuh bagian atas. Salah satunya adalah rowing yang dapat digunakan untuk melatih kekuatan dan daya tahan tubuh.
Ivan menambahkan, latihan HYROX juga dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin meningkatkan kebugaran, membentuk tubuh maupun mendukung program penurunan berat badan.
Menariknya, olahraga tersebut tidak hanya ditujukan bagi kalangan dewasa. Beberapa latihan dapat diperkenalkan kepada anak-anak dengan menyesuaikan jenis alat dan kemampuan fisiknya.
“Untuk usia sebenarnya sangat inklusif. Anak sekitar lima sampai enam tahun bisa mencoba beberapa alat. Untuk event ini kami memang memperkenalkan area untuk kids dan juga untuk dewasa. Untuk dewasa biasanya usia 15-16 tahun, selama kondisi fisiknya kuat, sudah bisa mencoba latihan,” jelas Ivan.
Dipilihnya Solo Paragon Lifestyle Mall sebagai lokasi event bukan tanpa alasan. Menurut Ivan, pusat perbelanjaan tersebut memiliki jumlah pengunjung yang besar sehingga dinilai menjadi lokasi strategis untuk memperkenalkan olahraga yang relatif baru bagi sebagian masyarakat Solo.
Selain itu, momentum libur akhir pekan juga dimanfaatkan agar masyarakat memiliki kesempatan lebih banyak untuk datang. Event digelar selama tiga hari sehingga pengunjung yang tidak sempat hadir pada Jumat masih dapat mencoba pada Sabtu atau Minggu.
Ivan menyebut animo masyarakat terhadap event tersebut cukup tinggi. Promosi baru dilakukan sekitar satu pekan, namun slot peserta telah penuh.
“Animonya cukup bagus. Baru mulai promosi sekitar satu minggu dan sudah full slot. Memang dari masyarakat yang kami dengar, mereka ikut tetapi belum tahu exercise-nya seperti apa. Jadi ini menjadi momentum yang bagus agar warga Solo bisa melihat dan merasakan langsung,” katanya.
Sementara itu, Direktur Operasional Solo Paragon Lifestyle Mall, Budi Wiharto, mengatakan kehadiran program HYROX merupakan bagian dari upaya memperluas pasar Grand Onyx sekaligus mengikuti perkembangan tren olahraga yang tengah berkembang secara nasional.
“Kebetulan Grand Onyx ini milik kita sendiri. Jadi kami memperluas market dengan mendatangkan alat-alat HYROX yang saat ini secara nasional sedang tren. Untuk di Solo mungkin ini pertama kali kami perkenalkan kepada masyarakat,” ujar Budi.
Menurut Budi, konsep pusat perbelanjaan saat ini tidak lagi terbatas pada aktivitas belanja. Mall dapat menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat, termasuk menjadi tempat olahraga, kuliner, hiburan maupun aktivitas komunitas.
“Kalau mall sebenarnya apapun bisa karena tidak ada batasnya, lifestyle. Mau masuk fitness, F&B maupun fashion semuanya bisa,” katanya.
Budi menegaskan, tujuan awal menghadirkan HYROX bukan semata-mata untuk meningkatkan okupansi mall. Pihaknya ingin terlebih dahulu melakukan edukasi dan sosialisasi agar masyarakat Solo memahami apa itu HYROX dan seperti apa bentuk latihannya.
“Bukan mengharap mendongkrak okupansi dulu, tetapi ini untuk mensosialisasikan apa yang dibilang HYROX karena masih belum banyak dikenal umum di Solo,” jelasnya.
Dia berharap pengenalan HYROX melalui Hybrid Race & Rave 2026 dapat mendorong semakin banyak masyarakat mencoba olahraga tersebut. Dalam jangka panjang, kehadiran program ini diharapkan turut menambah aktivitas dan komunitas olahraga di Grand Onyx maupun Solo Paragon.
Lokasi Solo Paragon yang berada di pusat Kota Solo juga menjadi salah satu pertimbangan. Akses yang relatif mudah diharapkan membuat masyarakat lebih nyaman mengikuti berbagai kegiatan olahraga yang digelar di lokasi tersebut.
Dengan hadirnya Hybrid Race & Rave 2026, olahraga HYROX kini mulai mendapatkan panggung di Kota Solo. Tak hanya menyasar komunitas olahraga, event ini juga membuka kesempatan bagi masyarakat awam untuk mengenal, mencoba dan merasakan langsung perpaduan latihan kekuatan serta ketahanan yang menjadi karakter utama HYROX.








