MENJALANKAN ibadah puasa Ramadan harus dibarengi dengan menjaga pola hidup sehat agar tetap aktif dan bersemangat. Hal yang sangat penting untuk diperhatikan selama bulan puasa yakni dengan tidak melewatkan waktu sahur. Selain itu dengan tidak mengkonsumsi makanan berlebih saat berbuka, tetap berolahraga, serta tidur yang cukup mampu membantu tubuh tetap sehat.
Terlebih saat bulan puasa, banyak ibadah yang dijalankan oleh umat muslim. Namun semangat ibadah jangan sampai membuat Anda lupa untuk memperhatikan kondisi tubuh. Untuk menjaga tubuh tetap fit saat menjalankan puasa, 3 tips sederhana ini bisa Anda coba.
Jangan lewatkan sahur
Waktu sahur seringkali dilewatkan oleh sebagain orang. Rasa kantuk yang tak tertahankan setelah lelah beraktivitas membuat seseorang melewatkan waktu sahur ini. Terlebih bagi orang-orang yang tak terbiasa makan malam. Padahal makan dan minum saat sahur adalah bekal tenaga untuk melakukan aktivitas.
Tak jarang ada yang merasa lemas tak bertenaga saat siang atau sore hari. Penyebabnya adalah tidak adanya asupan makanan untuk suplai energi. Untuk menghindari hal ini, Anda bisa membiasakan diri untuk tidur lebih awal dan jangan terlalu kelelahan dalam beraktivitas. Sehingga Anda bisa bangun lebih segar dan berselera untuk makan sahur.
Perhatikan kombinasi gizi
Perhatikan nilai gizi yang ada dalam setiap menu sahur maupun berbuka puasa. Saat sahur, utamakan mengonsumsi karbohidrat kompleks karena akan lebih lama dicerna serta memberi rasa kenyang dan energi yang lebih lama pula. Selain itu, perbanyak mengkonsumsi sayur dan buah yang kaya protein. Serta perhatikan jumlah takaran kebutuhan air putih dalam tubuh. Minum air putih yang cukup juga perlu.
Sementara saat berbuka, jangan langsung makan besar. Mengkonsumsi makanan ringan atau minuman manis terlebih dahulu akan membuat lambung dapat memproses makanan secara baik setelah seharian tidak ada yang diproses. Anda bisa berbuka puasa dengan kurma, buah, atau air kelapa untuk mengembalikan cairan tubuh.
Setelah salat Magrib, Anda bisa mengkonsumsi makanan apa saja yang mengandung karbohidrat, protein hewani atau nabati, serat dan vitamin dari buah dan sayur juga lemak sehat.
Jenis makanan yang dikonsumsi di bulan Ramadan sangat perlu diperhatikan. Hindari untuk mengonsumsi makanan yang digoreng secara berlebih, makanan yang terlalu manis atau tinggi gula, terutama dengan pemanis buatan juga tidak baik untuk kesehatan.
Selain itu, makanan yang terlalu pedas, apalagi bersantan atau makanan kemasan, juga perlu dihindari. Makanan berserat tinggi juga tidak dianjurkan untuk banyak dikonsumsi saat berbuka puasa. Hal ini karena makanan berserat akan sulit dicerna ketika perut masih kosong.
Penuhi kebutuhan air harian
Dengan keterbatasan waktu mengonsumsi makan dan minum, kita perlu lebih cerdik dalam memenuhi kebutuhan air harian. Salah satu cara yakni dengan menerapkan pola 2-4-2, yaitu 2 gelas saat berbuka, 4 gelas saat makan malam, dan 2 gelas lagi saat sahur. Dengan begitu, sebenarnya memenuhi kebutuhan air dalam sehari tidak terlalu sulit Ramadan.
Secara umum, semua sayur dan buah baik untuk dikonsumsi. Namun, ada beberapa dokter rekomendasikan agar mengonsumsi sayur dan buah yang mengandung banyak air, antioksidan, serta vitamin C. Bayam, brokoli, semangka, atau alpukat, misalnya.








