SEMARANG, MettaNEWS – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Memasuki pengiriman tahap kedua, bantuan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan pangan, sandang, dan kebutuhan dasar masyarakat yang masih terdampak bencana.
Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan, mengatakan penggalangan bantuan tahap kedua dilakukan atas arahan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.
Menurut Bergas, kebutuhan masyarakat NTT pascagempa masih cukup besar sehingga Jawa Tengah berupaya memberikan dukungan semaksimal mungkin.
“Jumlah bantuan yang dibutuhkan oleh masyarakat NTT masih besar. Sebagaimana arahan Bapak Gubernur, agar bisa membantu semaksimal mungkin,” kata Bergas di Kota Semarang, Senin (31/8/2026).
Bantuan tahap kedua tersebut berasal dari sejumlah pemerintah kabupaten/kota di Jawa Tengah yang menitipkan donasinya melalui Pemprov Jateng. Selain itu, dukungan juga datang dari berbagai komunitas, lembaga, dan masyarakat.
Beberapa pihak yang turut memberikan bantuan antara lain komunitas masyarakat Tionghoa di Jawa Tengah, Koperasi Telogorejo, Indonesia Power, serta sejumlah komunitas lainnya. Sejumlah masyarakat juga memilih memberikan donasi tanpa mencantumkan identitas.
Bantuan Didominasi Kebutuhan Pangan
Bergas menjelaskan, bantuan yang terkumpul mayoritas berupa kebutuhan sehari-hari yang dinilai paling dibutuhkan masyarakat terdampak.
Untuk kebutuhan pangan, bantuan yang disiapkan meliputi makanan siap saji, kornet, sarden, telur, biskuit, bubur bayi, hingga susu bayi.
Sementara kebutuhan sandang dan kebutuhan dasar lainnya mencakup popok bayi dan dewasa, pakaian baru, sarung, daster, pakaian dalam, serta perlengkapan mandi seperti sabun dan sampo.
Pemilihan jenis bantuan tersebut, kata Bergas, disesuaikan dengan kebutuhan riil masyarakat di lokasi terdampak.
Saat mendapat tugas dari Gubernur Ahmad Luthfi untuk berkoordinasi dengan Gubernur NTT, pihaknya memperoleh gambaran bahwa kebutuhan pangan, khususnya lauk-pauk, menjadi salah satu kebutuhan penting bagi masyarakat.
Lima Truk Bantuan Diberangkatkan ke Jakarta
Bantuan dari Jawa Tengah rencananya diberangkatkan menuju Jakarta pada Selasa (1/9/2026). Sekitar lima truk disiapkan untuk mengangkut seluruh bantuan menuju Pos Pendukung Logistik Nasional (Posduklognas) di area Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta.
Dari Posduklognas, bantuan akan diteruskan menuju NTT melalui sistem distribusi logistik nasional.
Mekanisme tersebut dipilih agar bantuan dapat lebih cepat tiba di wilayah terdampak sekaligus memastikan proses distribusi berjalan secara terkoordinasi.
Bergas menegaskan, Pemprov Jateng tidak menentukan sendiri kabupaten yang menjadi tujuan akhir bantuan. Penyaluran akan mengikuti sistem yang telah disiapkan posko nasional di NTT berdasarkan kebutuhan masing-masing wilayah.
Sejumlah wilayah di Pulau Flores yang terdampak cukup besar di antaranya Manggarai, Nagekeo, dan Manggarai Timur. Namun, bantuan nantinya dapat didistribusikan ke seluruh wilayah terdampak sesuai kebutuhan.
“Di lokasi posko nasional di sana sudah menyediakan truk-truk distribusi yang siap dikirim ke semua daerah yang ada di Kepulauan Flores di NTT,” jelasnya.
Jateng Berharap Warga NTT Segera Pulih
Terkait kemungkinan penggalangan donasi tahap berikutnya, Bergas mengatakan Pemprov Jateng masih melihat perkembangan kebutuhan masyarakat NTT.
Ia berharap bantuan yang dikirim dapat meringankan beban warga sekaligus membantu proses pemulihan pascabencana.
“Semoga saja ini bisa selesai. Harapan kita masyarakat NTT bisa pulih kembali, bisa semangat kembali,” ucap Bergas.
Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan dukungan dari Jateng tidak berhenti pada pengiriman bantuan tahap pertama. Ia meminta Sekretaris Daerah dan Wakil Gubernur Jawa Tengah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk menyiapkan bantuan lanjutan.
“Pak Sekda dan Pak Wagub koordinasi dengan bupati dan wali kota lainnya untuk kita merencanakan tahap kedua,” kata Luthfi beberapa waktu lalu.
Dukungan moril juga disampaikan Luthfi saat gelaran Jateng Bersholawat pada Minggu (23/8/2026) malam. Di hadapan ribuan warga, ia mengajak masyarakat Jawa Tengah mendoakan para korban bencana di NTT.
“Semoga saudara-saudara kita dikuatkan dan segera recovery (pulih) dari bencana,” ucap Luthfi.








