SOLO, MettaNEWS – Menteri Kebudayaan (Menbud) RI, Fadli Zon meresmikan Panggung Sangga Buwana dan Tata Pamer Museum Keraton Surakarta, Selasa (16/12/2025).
Peresmian ini menandai berakhirnya revitalisasi yang telah dilakukan pada Januari 2025 lalu. Peresmian dihadiri oleh GKR Wandansari alias Gusti Moeng, SISKS Pakubuwono XIV Mangkubumi atau KGPH Hangabehi dan Maha Menteri Tedjowulan. Sementara PB XIV Purbaya atau Gusti Purboyo tampak absen dalam acara tersebut.
Dalam peresmian itu, Fadli Zon mengatakan bahwa Panggung Sangga Buwana merupakan warisan sejarah bangsa dengan perjalanan panjang dan nilai budaya yang luhur bukan hanya bangunan fisik belaka.
“Hari ini kita berkumpul di jantung Kota Solo, di tengah pusaran sejarah dan keagungan budaya yang tak lekang oleh waktu, untuk meresmikan sebuah warisan sejarah yang memiliki makna sangat penting bagi bangsa,” kata Fadli Zon.
Dikatakannya, Pemerintah mengapresiasi dukungan berbagai pihak, termasuk dunia usaha, dalam upaya pelestarian warisan budaya.
“Revitalisasi tersebut dilakukan melalui kerja sama public-private partnership. Sesuai arahan Bapak Presiden, negara hadir dalam pemugaran dan revitalisasi keraton serta kesultanan untuk membangun ekosistem ekonomi budaya dan industri kreatif, salah satunya melalui pemanfaatan kekayaan intelektual,” katanya.

Panggung Sangga Buwana memiliki tinggi sekitar 30 meter dan terdiri atas lima tingkatan berbentuk segi delapan.
Bangunan ini didirikan pada masa pemerintahan Sri Susuhunan Pakubuwono III sekitar tahun 1728. Sejarah mencatat, bangunan ini pernah terbakar pada 19 November 1954.
Lalu direkonstruksi dan direhabilitasi pada 30 September 1959, dipugar kembali pada 2008–2009, dan direvitalisasi pada Januari hingga Desember 2025.








