SOLO, MettaNEWS – Kangjeng Gusti Pangeran Haryo Panembahan Agung Tedjowulan mulai bekerja dan menjalankan tugasnya di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat pada Senin, 19 Januari 2026.
Sehari sebelumnya, Panembahan Agung Tedjowulan menerima Keputusan Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2026 tentang Penunjukan Pelaksana Pelindungan, Pengembangan, dan/atau Pemanfaatan Kawasan Cagar Budaya Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat sebagai Kawasan Cagar Budaya Peringkat Nasional. Keputusan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon di Sasana Handrawina.
Juru Bicara Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Kangjeng Pakoenegoro, menjelaskan bahwa dalam menjalankan tugasnya, Gusti Tedjowulan berkedudukan sebagai Panembahan Agung Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.
“Dalam menjalankan tugas sebagai pelaksana dan penanggung jawab pengelolaan keraton, Gusti Tedjowulan berkedudukan sebagai Panembahan Agung,” jelasnya.
Pakoenegoro menambahkan, sebelumnya Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 430-2933 Tahun 2017 telah menetapkan Tedjowulan sebagai Maha Menteri. Dengan adanya penugasan baru tersebut, terjadi penyesuaian struktur dan penyebutan jabatan di lingkungan keraton.
“Mulai sekarang, saya bukan lagi Juru Bicara Maha Menteri, melainkan Juru Bicara Panembahan Agung Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat,” ujarnya.
Saat ini, sejumlah persiapan tengah dilakukan untuk mendukung pelaksanaan tugas pengelolaan keraton. Salah satu agenda yang direncanakan adalah konsolidasi keluarga besar Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.
“Kami belum dapat merinci seluruh rencana tersebut, namun dapat dipastikan bahwa rencana kerja Gusti Tedjowulan ditujukan demi kebaikan bersama dan masa depan keraton,” kata Pakoenegoro.
Selain itu, Gusti Tedjowulan juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan dari Menteri Sekretaris Negara, Menteri Dalam Negeri, Menteri PUPR, Menteri Pariwisata, serta Kapolri. Ke depan, koordinasi lintas kementerian dan lembaga akan terus dilakukan.
“Sebagai pelaksana, Gusti Tedjowulan akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Kebudayaan yang terhubung dengan kementerian dan lembaga negara lainnya,” imbuhnya.
Terkait konsolidasi dengan keluarga besar keraton, Pakoenegoro menegaskan bahwa Panembahan Agung Tedjowulan mengarahkan agar seluruh pihak mengedepankan kepentingan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.







