SOLO, MettaNEWS – Menteri Kebudayaan (Menbud) RI, Fadli Zon, Wakil Menteri Kebudayaan (Wamenbud), Giring Ganesa, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana bersama Wali Kota Solo, Respati Ardi melakukan Rapat koordinasi (Rakor) di kantor Kemenbud Senayan Jakarta.
Agenda ini juga dihadiri perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU), Sekretariat Negara (Sekneg), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Badan Intelen Negara (BIN), serta sejumlah instansi terkait.
Dalam kesempatan itu, Menbud RI, Fadli Zon mengatakan, Rakor tersebut digelar untuk membahas penataan Keraton Surakarta sebagai Cagar Budaya Nasional. Sekaligus pembahasan adanya satu penanggung jawab terkait institusi dan kelembagaan Keraton Surakarta.
“Tentu kita membicarakan bagaimana ke depan terkait penataan dari Keraton (Surakarta) sebagai cagar budaya nasional dan juga perlunya satu penanggung jawab yang tepat terkait institusi dan kelembagaan karena Keraton Surakarta juga mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat, provinsi maupun pemerintah kota Surakarta,” urainya.
Fadli Zon juga menyinggung perihal suksesi di Keraton Surakarta dapat diselesaikan dengan musyawarah keluarga agar manajamen Keraton Surakarta dapat berjalan dengan baik.
“Hal-hal ini yang kita bicarakan terkait dengan manajemen dari Keraton Surakarta sebagai situs cagar budaya tingkat nasional. Terkait dengan perbedaan pendapat polemik maupun suksesi yang terjadi kita harapkan bisa difasilitasi untuk terjadinya musyawarah mufakat dari pihak keluarga keraton,” pungkasnya.
Ditemui secara terpisah, Wali Kota Solo, Respati Ardi mengatakan, rakor tersebut membahas kebutuhan akan penetapan satu penanggung jawab kelembagaan yang jelas dalam penataan dan manajemen Keraton.
“Pemerintah berkomitmen melanjutkan koordinasi lintas sektor untuk memastikan penataan Keraton Kasunanan Surakarta berjalan terukur, menjaga marwah warisan budaya, serta memperkuat manfaatnya bagi masyarakat dan generasi mendatang,” ujarnya.







