SOLO, Metta NEWS – Usai ditemukannya benda mencurigakan di trotoar pinggir jalan dekat Balaikota Solo, Wali Kota Gibran Rakabuming bertemu dengan Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak di lokasi utama event TIIWG G20 di Alila Hotel Solo, Rabu (30/3/2022).
Wali Kota Gibran mengatakan kejadian yang cukup menggegerkan warga Solo tersebut tidak mempengaruhi acara yang tengah berlangsung.
“Acara lancar semua, tenang aja ya, tetap on schedule semua,” tegasnya usai pertemuan dengan Kapolres.
Wali Kota Gibran juga meminta masyarakat untuk tidak panik dan takut dengan kejadian tersebut.
“Untuk warga tidak usah takut, tenang saja nggih. Pengetatan pengamanan pasti, semuanya lancar kok,” singkat Gibran dan segera meninggalkan Alila.
Sementara itu Kapolresta Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengungkapkan pertemuannya dengan Wali Kota Gibran terkait dengan beberapa kegiatan yang saat ini dilaksanakan di Kota Surakarta.
“Kami koordinasi dengan beliau, intinya koordinasi pengamanan sehingga semua acara dapat berjalan lancar, tertib aman dan sehat,” ungkap Ade Safri.
Ade menegaskan SOP pengamanan optimal dalam kegiatan G20 sudah dilakukan secara efektif oleh Polri bersama dengan unsur TNI dan Pemerintah Kota.
“Kita sudah lakukan setting personel pengamanan di semua spot yang menjadi tempat kegiatan para delegasi negara di event G20,” tandasnya.
Di lokasi utama, Alila Hotel, Ade mengungkapkan sebanyak 318 personil diterjunkan serta mendirikan 2 pos pengamanan terpadu di kawasan ini.
“Ada Pos PAM di teras pagar depan hotel Alila untuk mengcover lingkungan kawasan depan Alila dan satu Pos PAM terpadu untuk melakukan monitoring, pengamanan akses keluar masuk delegasi negara,” terang Kapolresta.
Terkait dengan kejadian temuan benda mencurigakan pagi tadi, Kapolresta menegaskan pihaknya tengah melakukan penyelidikan terhadap pelaku dan motivasi orang tersebut meletakkan barang tersebut di pinggir jalan.
“Intinya terhadap siapa maupun motivasi orang tersebut yang melakukan keisengan nya dengan meletakan benda mencurigakan, walaupun kemudian dari hasil analisa maupun penguraian dari Tim Gegana Brimob Jateng mengatakan bahwa itu bukan barang berbahaya tapi tetap kita akan melakukan penyelidikan terhadap pelaku,” tegasnya.







